Cetak Atlet Kelas Dunia, Kemenpora Bangun Akademi Olahraga Rp 5 Triliun di Bogor

atlet kelas dunia
Sekretaris Kemenpora, Gunawan Suswantoro (tengah) didampingi Bupati Bogor. Rudy Susmanto menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai rencana pembangunan kawasan sport center terpadu di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Senin (18/5/2026). Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 5 triliun untuk membangun akademi olahraga nasional seluas 500 hektare yang ditargetkan mencetak atlet kelas dunia. FOTO : TIMETODAY.ID/AMELIA AZIZAH.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Demi mencetak atlet kelas dunia, pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp 5 triliun untuk membangun akademi olahraga nasional di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Kawasan terpadu seluas 500 hektare itu dirancang sebagai tempat pembinaan atlet sejak usia dini hingga siap bersaing di pentas internasional.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gunawan Suswantoro menjelaskan, akademi tersebut tidak sekadar menyediakan venue olahraga, tetapi juga mengintegrasikan pendidikan formal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA khusus bagi atlet-atlet terpilih.

“Akademi olahraga ini akan diisi oleh sekolah untuk SD, SMP, SMA. Tujuannya untuk melatih atlet-atlet yang memang terpilih untuk menjadi atlet tingkat dunia,” ujar Gunawan kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Mobil Pikap Oleng dan Terguling di Km 31 Tol Jagorawi, Tanpa Korban Jiwa

Untuk memastikan pembinaan berjalan menyeluruh, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan 21 cabang olahraga yang akan dikembangkan di kawasan tersebut. Selain venue dan sekolah, fasilitas riset keolahragaan juga akan dibangun secara lengkap.

“Sekolah dan venue olahraga semuanya lengkap, bahkan untuk melakukan penelitian terhadap salah satu cabang olahraga kita lengkap semua,” kata Gunawan.

Pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap. Tahun 2026 difokuskan pada perencanaan, sementara konstruksi fisik dijadwalkan dimulai pada 2027 dan seluruh fasilitas ditargetkan rampung pada awal 2029.

Baca Juga :  KKP Beri Kenaikan Pangkat bagi Pegawai yang Gugur Saat Misi Pengawasan

“Tahun ini untuk perencanaan supaya tertib. Pembangunannya di 2027–2028, kemungkinan akan berakhir di awal 2029 sudah lengkap semua,” jelas Gunawan.

Total anggaran yang dibutuhkan selama tiga tahun pengerjaan diperkirakan mencapai Rp 5 triliun. “Selama tiga tahun itu diperkirakan sekitar Rp 5 triliun,” ungkapnya.

Lokasi pembangunan berada di wilayah Candali dan Cimulang, Kecamatan Rancabungur. Sebagian lahan yang diperuntukkan bagi proyek tersebut saat ini masih berupa perkebunan kelapa sawit.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel