Jangan Asal Pakai Masker Wajah, Kenali 5 Jenis Face Mask dan Fungsinya

Masker wajah
ilustrasi memakai masker wajah. Foto:istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Masker wajah memang bukan tahapan wajib dalam rutinitas skincare. Namun, produk ini sering menjadi “penyelamat cepat” saat kulit terasa kusam, kering, berminyak, atau sedang berjerawat.

Dengan kandungan aktif yang lebih terkonsentrasi, face mask dapat membantu melembapkan, membersihkan pori-pori, hingga membuat kulit tampak lebih segar hanya dalam satu kali pemakaian. Karena itu, banyak orang mengandalkannya sebelum menghadiri acara penting atau ketika kondisi kulit sedang kurang optimal.

Agar manfaatnya maksimal, pemilihan masker sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Berikut lima jenis face mask yang paling umum digunakan.

Advertisement

1. Clay Mask untuk Kulit Berminyak

Clay mask berbahan dasar lempung efektif menyerap minyak berlebih dan membantu membersihkan pori-pori. Jenis masker ini cocok untuk pemilik kulit berminyak atau yang memiliki tampilan pori-pori besar.

2. Exfoliating Mask untuk Kulit Berjerawat

Masker eksfoliasi biasanya mengandung Salicylic Acid yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori tersumbat. Selain mengurangi jerawat, masker ini juga dapat membantu menyamarkan bekas kehitaman.

Baca Juga :  Kenapa Gaji Cepat Habis? Ini Penjelasan Konsep Latte Factor

Disarankan digunakan satu kali seminggu agar tidak menyebabkan iritasi.

3. Hydrating Mask untuk Kulit Kering

Hyaluronic Acid dan ceramide menjadi dua bahan andalan untuk memberikan hidrasi ekstra.

“Hyaluronic Acid sangat baik untuk menarik dan mempertahankan air di dalam kulit,” ujar Doris Day, dokter kulit asal New York.

Jenis masker ini ideal digunakan ketika kulit terasa kering, tertarik, atau tampak dehidrasi.

4. Brightening Mask untuk Kulit Kusam

Masker pencerah biasanya mengandung Niacinamide, Vitamin C, atau elastin untuk membantu kulit tampak lebih cerah dan bercahaya.

Pemakaian rutin 1–2 kali seminggu dapat membantu mengurangi tampilan kusam akibat penumpukan sel kulit mati.

5. Anti-Aging Mask untuk Kulit Dewasa

Retinol, peptide, dan bakuchiol dikenal mampu merangsang produksi kolagen sehingga membantu menyamarkan garis halus dan kerutan.

Baca Juga :  Komedo di Hidung Bikin Minder? Ini Cara Membersihkannya dengan Aman

Menurut Rachel Nazarian, kombinasi bahan-bahan tersebut dengan squalane dan hyaluronic acid dapat memberikan hidrasi sekaligus efek kulit tampak lebih kenyal.

Seberapa Sering Face Mask Digunakan?

Secara umum, masker wajah cukup digunakan 1–3 kali seminggu, tergantung jenis produk dan kondisi kulit. Penggunaan yang terlalu sering justru dapat menyebabkan iritasi, terutama pada masker eksfoliasi atau clay mask.

Kunci Utamanya: Sesuaikan dengan Kebutuhan Kulit

Tidak semua kulit membutuhkan jenis masker yang sama. Kulit berminyak membutuhkan pembersihan mendalam, kulit kering memerlukan hidrasi, sementara kulit kusam membutuhkan bahan pencerah.

Dengan memilih masker yang tepat, face mask bisa menjadi perawatan tambahan yang efektif untuk membantu kulit tetap sehat, lembap, dan bercahaya.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel