Cibogor Usulkan Septic Tank Komunal di 344 Titik

septic tank komunal
Lurah Cibogor Teguh Setyawan saat memaparkan potensi wilayah dalam kegiatan media gathering di Aula Kelurahan Cibogor, Rabu (29/4/2026). FOTO : TIMETODAY.ID/B. SUPRIYADI.

TIMETODAY.ID, BOGOR –  Pemerintah Kelurahan Cibogor, Kota Bogor, Jawa Barat mengusulkan pembangunan septic tank komunal di 344 titik sebagai upaya mempercepat perbaikan sistem sanitasi dan menghapus praktik buang air besar sembarangan (BABS) di wilayah tersebut.

Lurah Cibogor Teguh Setyawan mengatakan, usulan tersebut menjadi prioritas utama karena masih terdapat sejumlah titik permukiman padat yang belum memiliki akses sanitasi layak.

“Masih ada sekitar 344 titik yang perlu penanganan melalui septic tank komunal agar lingkungan lebih sehat dan perilaku BABS bisa dihilangkan,” ujar Teguh dalam kegiatan media gathering di Aula Kelurahan Cibogor, Rabu (29/4/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Kisah Akim, Sosok Pensiunan Guru di Bogor yang Setia Menyapa Sang Saka

Ia menjelaskan, kondisi kepadatan penduduk menjadi salah satu tantangan utama dalam pemerataan sanitasi di wilayahnya. Kelurahan Cibogor memiliki luas 46,51 hektare dengan jumlah penduduk 7.110 jiwa yang tersebar di enam RW dan 28 RT.

Menurut dia, tanpa intervensi infrastruktur sanitasi yang memadai, risiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat akan tetap tinggi.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Terima Aset Pusat Informasi Geologi dari Pemerintah Pusat

“Karena itu, pembangunan septic tank komunal menjadi salah satu solusi yang paling memungkinkan untuk diterapkan di wilayah padat seperti Cibogor,” kata dia.

Teguh menambahkan, pihaknya saat ini mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat realisasi program tersebut, termasuk dukungan pemerintah kota dan partisipasi masyarakat.

Ia menegaskan, penguatan sanitasi menjadi fokus utama pemerintah kelurahan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan warga.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi perubahan perilaku hidup bersih masyarakat,” ujarnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel