
TIMETODAY.ID, BOGOR – Nama VinFast menjadi sorotan setelah satu unit taksi taksi listrik merek tersebut diduga terlibat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Melansir beberapa sumber, VinFast merupakan produsen otomotif asal Vietnam yang berdiri pada 2017. Perusahaan ini berada di bawah naungan Vingroup, salah satu konglomerasi terbesar di Vietnam yang bergerak di sektor properti, kesehatan, pendidikan, hingga industri kendaraan.
Sejak awal berdiri, VinFast memfokuskan pengembangan pada kendaraan listrik dan menargetkan pasar global. Dalam beberapa tahun terakhir, merek ini mulai memperluas penjualan ke sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan kawasan Eropa.
Di Indonesia, VinFast mulai dikenal melalui ekspansi kendaraan listrik dan kerja sama layanan transportasi berbasis taksi listrik. Armada taksi berwarna hijau toska yang beroperasi di sejumlah wilayah menjadi salah satu identitas merek tersebut.
Nama VinFast mencuat setelah sebuah taksi listrik yang diduga mogok di tengah Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 85 Bulak Kapal, Bekasi Timur, tertabrak KRL Commuter Line jurusan Cikarang-Jakarta.
Insiden itu kemudian memicu kecelakaan lanjutan ketika KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya menabrak bagian belakang rangkaian KRL yang berhenti di jalur.
Akibat kejadian tersebut, 14 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Aparat masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.







































