TIMETODAY.ID, JAKARTA — Vitamin C selama ini dikenal luas sebagai nutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun perannya ternyata jauh lebih luas, mulai dari membantu pembentukan kolagen, menjaga kesehatan kulit dan pembuluh darah, hingga mempercepat proses penyembuhan luka.
Berbeda dengan beberapa jenis nutrisi lain, tubuh manusia tidak mampu memproduksi maupun menyimpan vitamin C. Artinya, asupan harian harus dipenuhi secara rutin melalui makanan atau suplemen bila diperlukan.
Kebutuhan Harian Vitamin C
Mengutip WebMD, kebutuhan vitamin C harian pada orang dewasa berbeda berdasarkan jenis kelamin. Wanita dewasa umumnya membutuhkan sekitar 75 mg per hari, sementara pria membutuhkan sekitar 90 mg per hari.
Asupan ini sebenarnya dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari. Misalnya, setengah cangkir paprika merah mentah atau sekitar tiga perempat cangkir jus jeruk sudah cukup memenuhi kebutuhan harian. Sementara itu, setengah cangkir brokoli matang dapat mencukupi sebagian besar kebutuhan tersebut.
Namun, terdapat kelompok yang lebih rentan mengalami kekurangan vitamin C, seperti orang dengan pola makan kurang seimbang, pasien dialisis, peminum alkohol berat, hingga perokok. Khusus perokok, kebutuhan vitamin C bahkan meningkat sekitar 35 mg per hari untuk membantu melawan dampak radikal bebas dari rokok.
Gejala Kekurangan Vitamin C yang Perlu Diwaspadai
Jika asupan vitamin C tidak terpenuhi, tubuh biasanya mulai menunjukkan sejumlah tanda. Gejala ini dapat muncul secara bertahap dalam beberapa bulan.
- Berat badan mudah meningkat
Rendahnya kadar vitamin C dikaitkan dengan penumpukan lemak tubuh, terutama di area perut. Vitamin ini juga berperan dalam proses pembakaran lemak menjadi energi. - Mudah lelah dan mudah tersinggung
Sejumlah penelitian menunjukkan orang dengan kadar vitamin C rendah cenderung lebih cepat lelah dan mudah mengalami perubahan suasana hati. - Daya tahan tubuh menurun
Vitamin C berperan penting dalam sistem imun. Kekurangannya membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. - Kulit kering dan lebih cepat keriput
Sebagai antioksidan, vitamin C membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memengaruhi kelembapan dan elastisitas kulit. - Gusi mudah berdarah
Vitamin C mendukung kesehatan jaringan gusi dan pembuluh darah. Kekurangannya dapat membuat gusi lebih sensitif dan mudah berdarah. - Luka lebih lama sembuh
Proses penyembuhan luka membutuhkan kolagen yang diproduksi dengan bantuan vitamin C. Kekurangan nutrisi ini dapat memperlambat pemulihan jaringan. - Gangguan pada kesehatan mata
Kekurangan vitamin C juga dikaitkan dengan percepatan masalah mata seperti degenerasi makula, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
Peran Penting dalam Kesehatan Harian
Meski sering dianggap sederhana, vitamin C memiliki peran kompleks dalam menjaga fungsi tubuh. Dengan pola makan seimbang yang kaya buah dan sayur, kebutuhan harian biasanya dapat terpenuhi tanpa kesulitan.
Namun ketika asupan kurang, tubuh bisa memberi sinyal melalui berbagai gejala yang sering kali tidak disadari sejak awal.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































