TIMETODAY.ID, BOGOR – Dua pelajar SMA (Sekolah Menengah Atas) menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/4/2026) malam. Keduanya masih berstatus anak di bawah umur.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi melarikan diri sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Kapolsek Parungpanjang, Kompol Muhammad Taufik membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada malam kejadian dan segera melakukan pengecekan ke lokasi.
“Betul, sekira pukul 20.00 WIB kami mendapatkan informasi dari masyarakat perihal tersebut dan kami cek ke lokasi sudah tidak ada kegiatan tersebut,” ujar Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
Laporan resmi baru diterima polisi, Selasa (21/4/2026) pagi, setelah kedua korban didampingi keluarga mendatangi kantor polisi. Mengingat status keduanya sebagai anak di bawah umur, penanganan perkara dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor guna penyelidikan lebih lanjut.
Kondisi kesehatan kedua korban serta kandungan zat dalam cairan yang digunakan pelaku hingga kini belum dapat dikonfirmasi secara resmi. Motif dan identitas pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kepala Satuan PPA-PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi melalui telepon seluler. Redaksi akan memperbarui berita ini setelah keterangan resmi diperoleh.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































