Harga Emas Antam Terkoreksi Rp 20 Ribu, Buyback Ikut Turun

Harga emas
ilustrasi emas batangan . Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Harga emas produksi Antam kembali melanjutkan tren penurunan pada perdagangan Jumat (17/4/2026). Setelah sempat melonjak tinggi dalam beberapa waktu terakhir, kini harga emas 24 karat turun Rp 20.000 per gram menjadi Rp 2.868.000 per gram.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia, penurunan ini turut tercermin pada berbagai ukuran. Emas dengan berat terkecil 0,5 gram dibanderol Rp 1.484.000, sementara ukuran 10 gram berada di level Rp 28.175.000. Adapun emas batangan terbesar 1 kilogram kini dijual seharga Rp 2.808.600.000.

Jika dilihat dalam sepekan terakhir, harga emas bergerak di kisaran Rp 2.818.000 hingga Rp 2.893.000 per gram. Sementara dalam periode sebulan, harga sempat berada di rentang Rp 2.807.000 hingga Rp 2.996.000 per gram, menunjukkan tren koreksi setelah sempat menyentuh level tinggi.

Advertisement
Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000, Kini di Level Rp2,78 Juta per Gram

Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga ikut terkoreksi. Hari ini, harga buyback turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.659.000 per gram.

Perlu diketahui, sesuai aturan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari total transaksi.

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Dipikirkan Sebelum Memulai Usaha Online Shop di 2026

Rincian harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.484.000
  • 1 gram: Rp 2.868.000
  • 2 gram: Rp 5.676.000
  • 3 gram: Rp 8.489.000
  • 5 gram: Rp 14.115.000
  • 10 gram: Rp 28.175.000
  • 25 gram: Rp 70.312.000
  • 50 gram: Rp 140.545.000
  • 100 gram: Rp 281.012.000
  • 250 gram: Rp 702.265.000
  • 500 gram: Rp 1.404.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.808.600.000

Koreksi harga ini menjadi sinyal pergerakan pasar yang mulai stabil setelah reli tajam sebelumnya, sekaligus membuka peluang bagi investor yang ingin masuk di harga lebih rendah.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel