Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000, Kini di Level Rp2,78 Juta per Gram

emas batangan
ilustrasi emas batangan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Harga emas batangan produksi Antam kembali terkoreksi pada perdagangan Rabu (29/4/2026), setelah sehari sebelumnya sempat menguat tipis. Penurunan kali ini terbilang cukup dalam, mencapai Rp30.000 per gram.

Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, harga emas 24 karat kini berada di level Rp2.784.000 per gram. Angka ini menandai pelemahan lanjutan dalam tren jangka pendek.

Untuk pecahan terkecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp1.442.000. Sementara ukuran 10 gram dijual Rp27.335.000, dan emas batangan terbesar 1 kilogram dipatok Rp2.724.600.000.

Advertisement

Jika ditarik ke belakang, dalam sepekan terakhir harga emas bergerak di kisaran Rp2.830.000 hingga Rp2.784.000 per gram. Sedangkan dalam periode sebulan, harga cenderung melemah dari rentang Rp2.837.000 ke Rp2.814.000 per gram.

Baca Juga :  Update Harga BBM Hari Ini: Pertamax Stabil, Dexlite dan Pertamina Dex Mengalami Kenaikan

Tak hanya harga jual, nilai buyback—yakni harga yang diterima pemilik saat menjual kembali emas ke Antam—juga ikut turun. Kali ini, buyback terkoreksi Rp52.000 menjadi Rp2.573.000 per gram.

Perlu diperhatikan, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai penjualan.

Baca Juga :  Emas Antam Naik Rp 50.000 dalam Tiga Hari, Ini Harga Terbarunya

Rincian harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.442.000
  • 1 gram: Rp2.784.000
  • 2 gram: Rp5.508.000
  • 3 gram: Rp8.237.000
  • 5 gram: Rp13.950.000
  • 10 gram: Rp27.335.000
  • 25 gram: Rp68.212.000
  • 50 gram: Rp136.345.000
  • 100 gram: Rp272.612.000
  • 250 gram: Rp681.265.000
  • 500 gram: Rp1.362.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.724.600.000

Pergerakan harga yang fluktuatif ini menunjukkan pasar emas masih sensitif terhadap dinamika global, sehingga pelaku pasar perlu mencermati momentum sebelum mengambil keputusan investasi.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel