TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka seleksi penggunaan pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas jangkauan internet cepat sekaligus meningkatkan kualitas layanan digital di berbagai wilayah Indonesia.
Di tengah kebutuhan konektivitas yang terus meningkat, terutama di daerah yang masih minim sinyal, pemerintah mendorong optimalisasi spektrum sebagai fondasi penguatan jaringan seluler nasional. Frekuensi yang dilelang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh operator untuk memperluas cakupan dan meningkatkan kecepatan akses internet.
“Seleksi pita frekuensi radio yang dijadwalkan tahun 2026 ini bertujuan menambah ketersediaan spektrum yang dapat dioptimalkan oleh penyelenggara jaringan bergerak seluler,” demikian keterangan resmi Komdigi.
Tak sekadar menambah kapasitas jaringan, kebijakan ini juga diarahkan untuk mempercepat transformasi digital nasional. Pemerintah menargetkan pemerataan layanan internet berbasis mobile broadband, minimal dengan teknologi 4G, hingga ke desa dan kelurahan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan broadband yang lebih merata, khususnya bagi wilayah yang belum terlayani optimal,” lanjut pernyataan tersebut.
Selain itu, pelelangan spektrum ini juga menjadi bagian dari upaya mencapai target pembangunan nasional yang tertuang dalam rencana jangka menengah 2025–2029, termasuk peningkatan kualitas dan jangkauan jaringan seluler di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung proses tersebut, pemerintah telah menetapkan regulasi serta membentuk tim seleksi khusus yang akan menangani seluruh tahapan lelang. Komdigi memastikan proses berjalan dengan prinsip transparansi, kepastian hukum, dan akuntabilitas.
“Kami berkomitmen menjaga setiap tahapan seleksi berlangsung terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Komdigi.
Dengan dibukanya seleksi ini, pemerintah berharap akses internet yang cepat dan stabil tak lagi menjadi privilese kota besar, melainkan dapat dirasakan lebih merata hingga ke pelosok negeri.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































