
TIMETODAY.ID, BOGOR – Polemik pengadaan motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang viral di media sosial memantik kritik dari kalangan guru honorer. Mereka menilai kebijakan tersebut memperlihatkan kesenjangan perhatian pemerintah antara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN di daerah.
Ketua Persatuan Guru Honorer (PGH) Kabupaten Bogor, Halim Sahabudin, menyatakan pengadaan kendaraan operasional bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perlu dikaji ulang. Menurutnya, alokasi anggaran yang dinilai besar untuk program MBG belum sebanding dengan perhatian yang diterima guru honorer selama ini.
“Banyak harapan dan keinginan, tapi kebijakan yang ada kurang berpihak ke teman-teman,” ujar Halim kepada timetoday.id, Rabu (8/4/2026).
Halim mengakui konsep program MBG secara umum positif. Namun, ia menyoroti kesenjangan yang terjadi di tingkat implementasi. Ia mencontohkan kejadian di Jawa, di mana seorang siswa rela menyerahkan jatah makanannya kepada guru, sebagai gambaran bahwa program tersebut belum sepenuhnya berjalan sesuai tujuan.
Kecemburuan kalangan guru honorer, kata Halim, juga dipicu oleh status pegawai SPPG yang disebut telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sementara banyak guru honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun masih berjuang mendapatkan kejelasan status kepegawaian.
“Kami yang mendidik anak-anak, sementara mereka hanya menyiapkan dan mengantar makanan. Kalau begini, mending jadi SPPG MBG sekalian,” kata Halim, kecewa.
Situasi ini, menurut Halim, turut memengaruhi semangat dan kondisi psikologis para guru di lapangan. Ia berharap pemerintah meninjau kembali kebijakan terkait agar lebih tepat sasaran dan tetap mempertimbangkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan pengadaan sepeda motor berlogo BGN merupakan bagian dari perencanaan anggaran 2025 yang disiapkan guna mendukung operasional program MBG, khususnya bagi para Kepala SPPG di lapangan.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































