Rahasia Mengolah Ikan Asin agar Lebih Sehat dan Tidak Terlalu Asin

Ikan asin
ilustrasi ikan asin. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTAIkan asin masih menjadi lauk sederhana yang digemari banyak masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih dan khas membuatnya cocok disantap dengan nasi hangat, sambal, hingga sayur rumahan. Di balik kesederhanaannya, tersimpan tantangan soal kandungan garam yang cukup tinggi.

Alasan Ikan Asin Tinggi Garam

Proses pembuatan ikan asin menggunakan metode penggaraman untuk mengawetkan ikan. Teknik ini efektif mencegah pertumbuhan mikroba sekaligus memperpanjang masa simpan.

Advertisement

Dalam kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan, penggunaan garam dalam jumlah besar memang menjadi kunci utama dalam proses tersebut.

Namun, konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.

Baca Juga :  10 Ikan Laut Ini Mengandung Merkuri Tinggi, Masih Sering Dimakan?

Standar mutu nasional juga menunjukkan kadar garam ikan asin bisa mencapai 12–20 persen, sehingga berpotensi menambah asupan natrium harian secara signifikan.

Cara Mengurangi Kadar Garam pada Ikan Asin

  1. Merebus sebelum dimasak
    Merebus ikan asin sekitar 10 menit dapat membantu menurunkan kadar garam secara signifikan. Panas air membantu menarik garam keluar dari jaringan daging ikan.
  2. Merendam dalam air hangat
    Perendaman menjadi cara praktis yang banyak dilakukan. Garam akan larut ke dalam air sehingga rasa asin berkurang. Cara ini juga membantu membersihkan ikan.
  3. Inovasi pengolahan pangan
    Dalam penelitian Teknologi Pangan, penggunaan garam alternatif seperti kalium klorida mulai dikembangkan untuk menekan kadar natrium tanpa mengubah kualitas rasa secara drastis.
  4. Mengatur waktu pengolahan
    Durasi perebusan atau perendaman perlu diperhatikan. Jika terlalu lama, tekstur ikan bisa berubah karena terlalu banyak menyerap air.
Baca Juga :  Hindari Kombinasi Makanan Ini dengan Susu, Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan

Tetap Nikmat, Asal Tidak Berlebihan

Meski kadar garamnya bisa ditekan, konsumsi ikan asin tetap perlu dibatasi. Pengolahan yang tepat bisa membantu membuatnya lebih aman, tetapi keseimbangan pola makan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel