TIMETODAY.ID, JAKARTA — Mudik saat Idul Fitri sering membuat banyak orang meninggalkan rumah selama beberapa hari. Bagi pemilik rumah di daerah rawan banjir, kondisi ini bisa menimbulkan kekhawatiran karena rumah kosong berisiko terdampak genangan tanpa penanganan langsung.
Air yang masuk ke rumah saat ditinggal dapat merusak perabotan, perangkat elektronik, hingga struktur bangunan. Karena itu, penting melakukan sejumlah langkah pencegahan sebelum berangkat mudik.
Berikut beberapa cara melindungi rumah dari banjir saat ditinggal, dirangkum dari berbagai sumber:
- Letakkan Karung Pasir di Sekitar Pintu
Karung pasir dapat menjadi penghalang sederhana agar air tidak mudah masuk ke dalam rumah. Letakkan di depan pintu, garasi, atau titik yang berpotensi menjadi jalur masuk air. Cara ini cukup efektif untuk banjir permukaan, meski kurang efektif jika banjir berasal dari air tanah.
- Tutup Lubang Ventilasi Dekat Tanah
Air banjir bisa masuk melalui ventilasi yang posisinya dekat dengan permukaan tanah. Gunakan penutup ventilasi sementara agar air tidak masuk. Setelah banjir surut, penutup ini sebaiknya dilepas agar ventilasi kembali berfungsi normal.
- Pasang Pompa Air Otomatis
Pompa air otomatis dapat membantu mengurangi genangan jika air mulai masuk ke dalam rumah. Pompa ini biasanya dilengkapi sensor yang akan aktif ketika ketinggian air mencapai batas tertentu.
Namun, penting memastikan pompa tetap bersih dari kotoran atau limbah yang dapat menyumbat. Mintalah tetangga atau kerabat untuk sesekali memeriksa kondisi pompa saat rumah ditinggal.
- Gunakan Katup Satu Arah pada Saluran Pembuangan
Katup satu arah pada saluran pembuangan berfungsi mencegah air limbah mengalir balik melalui toilet atau wastafel saat banjir. Perangkat ini sangat penting terutama di daerah dengan sistem drainase yang kurang baik.
- Pindahkan Barang Berharga ke Tempat Lebih Tinggi
Sebelum mudik, pindahkan dokumen penting, perangkat elektronik, dan barang berharga ke lantai dua atau tempat yang lebih tinggi. Jika rumah tidak memiliki lantai atas, gunakan rak tinggi atau wadah kedap air untuk mengurangi risiko kerusakan.
- Bersihkan Talang dan Saluran Air
Talang air yang tersumbat daun atau kotoran dapat menyebabkan air hujan meluap dan mengalir ke fondasi rumah. Pastikan talang dan pipa pembuangan bersih agar aliran air tetap lancar.
Selain itu, usahakan permukaan tanah di sekitar rumah sedikit miring menjauh dari bangunan agar air hujan tidak mengalir menuju fondasi. Tanaman atau taman resapan juga dapat membantu menyerap kelebihan air.
- Tutup Retakan di Dinding dan Lantai
Celah kecil pada dinding atau lantai dapat menjadi jalur masuknya air. Gunakan bahan penyegel kedap air untuk menutup retakan agar air tidak mudah merembes saat hujan deras atau banjir.
Meski banjir tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, langkah-langkah sederhana ini dapat membantu meminimalkan risiko kerusakan. Dengan persiapan yang matang sebelum mudik, rumah bisa tetap aman meski ditinggal beberapa hari.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































