Prabowo Bahas Pembangunan 10 Kampus STEM dalam Rapat Terbatas di Hambalang

Prabowo
Pembangunan 10 kampus baru berbasis STEM menjadi salah satu agenda dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Minggu (8/3/2026). Foto: Badan Komunikasi Pemerintah RI

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menggelar sejumlah rapat terbatas bersama para menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Minggu (8/3/2026). Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam itu membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan pendidikan nasional hingga perkembangan geopolitik global.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah penguatan pendidikan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Pemerintah menyoroti perkembangan rencana pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan untuk memperkuat pendidikan sains dan teknologi serta pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia.

Selain pembangunan kampus, pemerintah juga menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi agar mampu bersaing di tingkat internasional. Upaya tersebut di antaranya dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan berbagai universitas terkemuka di dunia.

Advertisement
Baca Juga :  Lantik Ketua dan Pengurus Karang Taruna 2025–2030, Bupati Bogor Tekankan Peran Strategis Pemuda

Bahas Geopolitik Global

Dalam rapat tersebut, Presiden juga menyinggung dinamika geopolitik internasional, khususnya perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah yang dinilai dapat berdampak pada stabilitas global maupun kawasan.

Isu kemanusiaan juga turut dibahas, termasuk program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia. Program ini dijalankan melalui Universitas Pertahanan Republik Indonesia sejak 2022.

Hingga kini, jumlah mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan melalui program tersebut tercatat hampir mencapai 200 orang.

Baca Juga :  Kunjungan Prabowo ke UEA Perkuat Kerja Sama Energi dan Investasi Strategis

Persiapan Mudik Lebaran

Selain isu pendidikan dan geopolitik, rapat juga membahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah menekankan pentingnya memastikan keamanan, keselamatan, serta kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel