Marc Marquez Ungkap Kunci Sukses Hadapi 22 Seri Balapan MotoGP

Marc Márquez
Marc Márquez. Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Jerome Miron

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Juara dunia sembilan kali Marc Márquez membagikan pandangannya mengenai perbedaan antara pebalap yang hanya cepat di lintasan dengan mereka yang mampu menjadi juara dunia di ajang MotoGP. Menurutnya, faktor penentu bukan semata soal kecepatan, tetapi juga kemampuan menghadapi tekanan sepanjang musim balap.

Pernyataan itu disampaikan Márquez dalam sebuah acara yang digelar oleh Estrella Galicia 0,0. Dalam kesempatan tersebut, dua pebalap muda grand prix, Diogo Moreira dan José Antonio Rueda, mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan langsung kepada juara dunia MotoGP 2025 tersebut.

Moreira, yang kini menjalani musim debutnya di kelas utama, menanyakan apa yang membedakan pebalap cepat dengan mereka yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Advertisement

“Semua pebalap di grid itu cepat—aku bahkan memasukkanmu juga,” kata Márquez sambil bercanda.

Baca Juga :  Drama Menit Akhir: Acosta Kudeta Marquez di FP2 MotoGP Jepang

Pebalap tim Ducati Lenovo Team itu menjelaskan bahwa seluruh pebalap, mulai dari kelas Moto3 hingga MotoGP, memiliki kemampuan dasar yang sama dalam mengendarai motor balap. Namun, tantangan sebenarnya muncul ketika mereka harus mengelola berbagai situasi sepanjang musim.

Menurutnya, aspek seperti tekanan, ketidakpastian saat balapan, hingga manajemen ban menjadi faktor penting yang menentukan siapa yang mampu konsisten berada di level tertinggi.

“Ini bukan hanya soal kecepatan. Yang membedakan juara dengan pebalap cepat adalah bagaimana mereka menghadapi berbagai situasi selama musim yang panjang,” ujar Márquez.

Ia menambahkan, banyak pebalap mampu mencatatkan waktu tercepat saat sesi uji coba. Namun ketika memasuki akhir pekan balapan yang sesungguhnya, situasinya menjadi jauh lebih menantang.

Kalender MotoGP Semakin Padat

Dalam kesempatan yang sama, Moreira juga menanyakan bagaimana cara menghadapi kalender MotoGP modern yang semakin padat. Saat ini, kejuaraan dunia digelar dalam 22 seri balapan dengan tambahan format Sprint Race.

Baca Juga :  Jadwal Pertandingan Babak 8 Besar Voli Indoor PON XXI Aceh-Sumut 2024

Menurut Márquez, jadwal yang padat membuat setiap akhir pekan balapan menjadi sangat intens.

“Kejuaraan sekarang sangat menuntut. Ada 22 balapan, dan para pebalap muda datang dengan semangat besar,” katanya.

Moreira sendiri berhasil mencetak poin pertamanya di MotoGP pada seri pembuka musim di Buriram setelah finis di posisi ke-13 bersama tim LCR Honda.

Márquez menilai format balapan modern yang mencakup Sprint Race, sesi kualifikasi, dan balapan utama membuat persaingan di lintasan semakin ketat. Karena itu, konsistensi dan kemampuan mengelola tekanan menjadi kunci utama bagi pebalap yang ingin meraih gelar juara dunia.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel