TIMETODAY.ID, JAKARTA – Kemenangan Real Madrid atas SL Benfica tak lahir dengan mudah. Di Santiago Bernabéu, Los Blancos harus bekerja keras sebelum akhirnya menang 2-1 dan memastikan agregat 3-1 untuk melaju ke 16 besar UEFA Champions League.
Datang dengan modal keunggulan 1-0 dari leg pertama, Madrid justru dikejutkan lebih dulu. Rafa Silva mencetak gol di menit ke-15 dan sempat membuat agregat kembali imbang.
Namun respons cepat menjadi pembeda. Hanya semenit berselang, Aurelien Tchouameni mencetak gol penyama kedudukan yang mengembalikan kendali permainan ke tangan tuan rumah. Momentum itu membuat permainan Madrid perlahan membaik.
Madrid bahkan sempat mencetak gol lewat Arda Güler, tetapi dianulir VAR. Gol penentu akhirnya hadir di menit ke-80 melalui Vinicius Junior, yang dengan tenang menuntaskan peluang dan memastikan kemenangan.
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui timnya sempat kesulitan menghadapi tekanan awal Benfica. Namun ia menilai gol balasan cepat menjadi titik balik penting.
Menurut Arbeloa, Madrid mampu memperbaiki detail-detail kecil yang sempat mengganggu permainan mereka, terutama setelah turun minum. Perbaikan itu menjadi kabar baik, sekaligus bukti kematangan tim dalam menghadapi situasi sulit di panggung Eropa.
Di Liga Champions, bukan hanya soal kualitas tapi juga soal reaksi. Dan malam itu, Real Madrid menunjukkan respons yang tepat di momen krusial. (MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































