
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Minimnya kesempatan bermain bersama Real Madrid di era kepelatihan Xabi Alonso tak membuat Endrick larut dalam rasa kecewa. Penyerang muda asal Brasil itu justru menilai periode tersebut sebagai fase penting dalam perkembangan hidup dan kedewasaannya.
Endrick resmi meninggalkan Real Madrid untuk menjalani masa peminjaman ke Lyon pada akhir Desember 2025. Klub Ligue 1 itu menebus jasanya dengan biaya pinjaman sebesar satu juta euro, memberi Endrick peluang baru untuk menghidupkan kembali kariernya.
Sejak Madrid ditangani Xabi Alonso, Endrick hanya tampil tiga kali. Angka itu kontras dengan catatannya di era Carlo Ancelotti, di mana ia sempat dipercaya tampil 37 kali bersama Los Blancos.
Namun, keterbatasan menit bermain tersebut justru memberikan ruang bagi Endrick untuk menemukan sisi lain dalam hidupnya di luar lapangan hijau.
“Itu adalah enam bulan terbaik dalam hidup saya. Saya punya waktu bersama istri. Saya punya waktu untuk membangun rumah. Tanpa hal-hal tersebut, tanpa rumah baru, tanpa keluarga saya, saya bukan apa-apa,” ujar Endrick seperti dikutip dari AS.
Ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut membuatnya lebih matang sebagai pribadi dan sebagai pesepakbola.
“Saat ini saya lebih baik. Saat ini saya adalah pribadi yang lebih dewasa dan lebih baik. Sekarang saya fokus pada pekerjaan saya,” lanjutnya.
Endrick pun tak lupa mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan yang telah ia lewati.
“Saya berterima kasih kepada Tuhan dan semua orang yang telah berada di jalan saya. Saya ulangi: enam bulan ini adalah yang terbaik dalam hidup saya,” tegas pemain berusia 19 tahun itu.
Keputusan pindah ke Lyon diambil Endrick demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Brasil. Langkah tersebut juga dipengaruhi oleh Carlo Ancelotti, yang kini menukangi Selecao dan memberi masukan terkait arah karier Endrick ke depan.
(MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































