
TIMETODAY,.ID, JAKARTA – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membentuk tim investigasi menyusul adanya dugaan pelecehan yang melibatkan Pelatih Kepala Panjat Tebing, Hendra Basir. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons serius terhadap laporan yang masuk dari sejumlah atlet.
Anggota Tim Investigasi FPTI, Robertus Robet, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Panjat Tebing Alam dan Rekreasi, menjelaskan bahwa pembentukan tim ini berlandaskan Surat Keputusan organisasi setelah adanya laporan langsung kepada Ketua Umum.
“Berdasarkan laporan itu maka diadakan pertemuan-pertemuan untuk klarifikasi dan memikirkan jalan keluar. Dari situ akhirnya FPTI membentuk tim investigasi untuk mengetahui terlebih dahulu duduk perkara kejadian ini seperti apa, baik secara etis maupun secara legal,” ujar Robertus, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, perspektif utama dalam penanganan kasus ini adalah perlindungan terhadap martabat dan keselamatan atlet. Atlet tidak hanya dipandang sebagai peraih prestasi, tetapi juga sebagai individu yang hak dan keamanannya harus dijaga.
Tim investigasi yang diketuai Harry Ponto saat ini masih bekerja dengan menggali keterangan, terutama dari pihak yang melapor. FPTI juga melakukan konsultasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mendapatkan pandangan dan pengalaman dari kasus serupa.
Robertus menegaskan, proses ini masih berada pada tahap investigasi internal. Hasilnya nanti akan dilaporkan kepada Ketua Umum untuk kemudian diputuskan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan penyampaian kepada pemerintah atau publik.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, memastikan bahwa setiap aduan ditangani secara serius. “Keamanan atlet adalah prioritas utama kami. Kita tunggu hasil resminya,” ujarnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sistem perlindungan yang kuat dalam dunia olahraga, agar ruang pembinaan tetap aman, profesional, dan bermartabat bagi seluruh atlet. (MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































