
TIMETODAY.ID, BOGOR – Kondisi kawasan Sukamakmur yang rentan terhadap kerusakan alam mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan program penanaman pohon mingguan di wilayah tersebut. Setiap Selasa, warga, pelaku usaha wisata, pemerintah desa, dan Perhutani diwajibkan turun bersama menanam pohon pinus dan damar sebagai upaya memulihkan tutupan hijau yang kian menipis.
Program ini resmi dimulai di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa (24/2/2025). Ke depan, penanaman akan diperluas sepanjang jalur Sukamakmur hingga Sukawangi, menyentuh perbatasan Kabupaten Cianjur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, kontur alam Sukamakmur yang berat membuat kawasan ini sangat membutuhkan pohon pelindung untuk mencegah potensi bencana. Tanpa intervensi serius, kerusakan lingkungan di wilayah itu akan sulit dibendung.
“Menanam pohon tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tidak bisa sekadar perintah pimpinan. Harus ada kesadaran dan mimpi untuk mewariskan alam yang baik kepada anak cucu kita,” kata Ajat.
Pemerintah menargetkan perubahan nyata dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Keberhasilan program ini, menurut Ajat, bergantung pada komitmen kolektif seluruh pihak, bukan semata tanggung jawab pemerintah.
Editor : B. Supriyadi
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































