Bahaya Tidur Setelah Sahur bagi Kesehatan Tubuh

Tidur Setelah Sahur
Tidur setelah sahur memang terasa menggoda, tetapi kebiasaan ini bisa berdampak pada kualitas tidur, kesehatan pencernaan, hingga memicu mimpi buruk. ilustrasi pria tidur (freepik.com/boryanam)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Rasa kantuk setelah makan sahur memang sering kali sulit dilawan. Namun, langsung kembali tidur setelah sahur bukanlah kebiasaan yang baik. Selain berisiko mengganggu kesehatan tubuh, kebiasaan ini juga dikaitkan dengan munculnya mimpi buruk dan penurunan kualitas tidur, Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Korelasi antara Makan, Tidur, dan Mimpi Buruk

Makan dan tidur merupakan dua kebutuhan dasar manusia yang sama-sama penting bagi kesehatan fisik dan mental. Namun, keduanya sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu yang terlalu berdekatan.

Advertisement

Beberapa laporan menyebutkan bahwa tidur setelah makan dapat memicu mimpi buruk pada sebagian orang. Sebuah studi dari University of Montreal di Kanada pada 2015 menemukan bahwa sebagian partisipan merasakan adanya hubungan antara kebiasaan tidur setelah makan dengan munculnya mimpi buruk.

Baca Juga :  Jaro Ade Tinjau Gudang Bulog di Dramaga, Pastikan Ketersediaan Beras Aman

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tidak semua orang mengalaminya, ada kemungkinan hubungan antara proses pencernaan yang masih berlangsung dengan aktivitas otak saat tidur.

2. Tidur Setelah Makan Dapat Memengaruhi Kinerja Otak

Saat kita tidur, tubuh tetap bekerja, termasuk sistem pencernaan. Jika kamu langsung tidur setelah makan sahur, tubuh harus membagi energi antara proses pencernaan dan proses pemulihan saat tidur.

Akibatnya, aktivitas otak bisa menjadi lebih aktif dari biasanya. Proses metabolisme yang sedang berlangsung dapat memengaruhi pola tidur dan mengganggu fase tidur nyenyak. Terlebih lagi, jika makanan yang dikonsumsi tinggi lemak dan gula, kualitas tidur bisa menurun.

Kualitas tidur yang buruk inilah yang kemudian dapat membuat tubuh terasa tidak segar saat bangun dan meningkatkan risiko munculnya mimpi yang tidak menyenangkan.

Baca Juga :  Operasi Usus Buntu dan Risiko Efek Samping Jangka Panjang, Simak Penjelasannya

3. Mimpi Buruk Setelah Sahur Bisa Dipicu oleh Gangguan Kinerja Otak

Walaupun penelitian terbaru tentang hubungan langsung antara mimpi buruk dan tidur setelah makan masih terbatas, ada kemungkinan bahwa jarak waktu yang terlalu dekat antara makan dan tidur menjadi salah satu penyebabnya.

Pada waktu sahur, biasanya jarak antara makan dan tidur sangat singkat. Padahal, para ahli merekomendasikan untuk memberi jeda sekitar 2 hingga 4 jam antara waktu makan dan waktu tidur. Jika tubuh belum selesai mencerna makanan, lalu dipaksa beristirahat, proses ini bisa mengganggu sistem pencernaan sekaligus aktivitas otak selama tidur.

Selain mimpi buruk, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, mulas, produksi gas berlebih, hingga refluks asam lambung. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel