TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lubang besar yang muncul di tengah jalan perempatan Yasmin, Kota Bogor. Lubang tersebut dinilai rawan berkembang menjadi sinkhole.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, langkah antisipasi diambil meski ruas jalan itu menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Karena itu, kami menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas sebagai langkah antisipasi selama proses penanganan berlangsung, maupun jika kondisi lubang semakin membesar,” katanya, Sabtu (14/2/2026).
Pemkot Bogor melalui dinas terkait tengah menyusun rencana teknis pengaturan lalu lintas bersama Polresta Bogor. Koordinasi dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.
Pemkot mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melintas di lokasi kejadian dan mengikuti arahan petugas.
Sebelumnya diberitakan sebuah lubang besar dengan lebar empat meter dan kedalaman tiga meter terbentuk di ruas Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/2/2026) siang. Petugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memasang pagar pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah kecelakaan.
Anjar (55), seorang pedagang di sekitar lokasi, mengatakan lubang tersebut baru muncul pada Jumat siang. Sehari sebelumnya, kondisi jalan masih normal tanpa ada tanda-tanda kerusakan.
“Kejadian baru kali ini terjadi. Sebelumnya jalan masih baik-baik saja,” kata Anjar, Sabtu (14/2/2026).
Kemunculan lubang besar tersebut mengejutkan dan mengkhawatirkan para pengendara yang melintas. Abdul Azis, salah seorang pengendara, menyatakan keprihatinannya terkait potensi bahaya yang ditimbulkan, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari.
“Lubangnya sangat besar. Ini bisa berbahaya, terutama saat malam hari,” ujar Azis.





































