TIMETODAY.ID, JAKARTA — Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah terhadap rupiah pada awal perdagangan Selasa (3/2/2026). Mata uang Negeri Paman Sam tersebut bergerak di zona merah dan bertahan di kisaran Rp 16.700-an.
Mengacu pada data Bloomberg, dolar AS tercatat melemah 30 poin atau sekitar 0,18 persen ke level Rp 16.768. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, dolar AS bahkan sempat menyentuh level Rp 16.760 per dolar AS.
Sebagai perbandingan, pada perdagangan sebelumnya, Senin (2/2/2026), dolar AS ditutup di level Rp 16.798. Untuk perdagangan hari ini, pergerakan dolar AS diperkirakan berada dalam rentang Rp 16.759 hingga Rp 16.769.
Di pasar global, pergerakan dolar AS terpantau bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Terhadap euro (EUR), dolar AS justru menguat sebesar 0,15 persen. Penguatan juga tercatat terhadap pound sterling (GBP) sebesar 0,11 persen, serta terhadap dolar Australia (AUD) sebesar 0,32 persen.
Namun di sisi lain, dolar AS mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang lainnya. Terhadap yen Jepang (JPY), dolar AS melemah 0,15 persen. Pelemahan serupa juga terjadi terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,08 persen, serta terhadap franc Swiss (CHF) yang turun sekitar 0,15 persen.
Pergerakan variatif dolar AS di pasar global tersebut turut memengaruhi dinamika nilai tukar rupiah pada awal perdagangan hari ini.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































