
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Laga tandang Persib Bandung ke markas Persis Solo menjadi momen yang penuh emosi bagi Thom Haye. Stadion Manahan bukan sekadar tempat bertanding, tapi juga menyimpan cerita tentang akar keluarganya.
Thom Haye bersama skuad Persib melakoni laga tandang pekan ke-19 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026). Pertandingan ini terasa spesial bagi gelandang berusia 30 tahun tersebut karena Solo merupakan tanah kelahiran leluhurnya.
Solo diketahui sebagai tempat kelahiran kakek Thom Haye sekitar satu abad silam. Garis keturunan inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor yang memungkinkan mantan pemain Almere City itu dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.
“Sejujurnya, beberapa hari terakhir ini terasa sedikit emosional bagi saya. Jika dipikirkan, sekitar 100 tahun yang lalu kakek saya lahir di sini (Solo),” ujar Thom Haye, dikutip dari laman resmi Persib.
Ia mengaku sangat menantikan momen tersebut dan merasa bangga bisa bermain di kota yang memiliki ikatan sejarah dengan keluarganya, terlebih Persib mampu membawa pulang kemenangan.
“Saya sangat menantikannya dan sangat bersemangat. Ini adalah hari yang istimewa bagi keluarga saya. Saya sangat senang kami bisa meraih kemenangan,” tambahnya.
Sayangnya, padatnya agenda tim membuat Thom Haye belum bisa menjelajahi Kota Solo lebih jauh. Aktivitas tim yang terpusat di hotel membatasi waktu untuk mengenal kota leluhurnya itu lebih dalam.
Setelah laga ini, Persib langsung kembali ke Bandung untuk mempersiapkan pertandingan kandang melawan Malut United pada pekan ke-20 Super League, Jumat (6/2/2026). Thom Haye pun berharap bisa kembali ke Solo di lain waktu.
“Sulit untuk berkeliling karena kami harus berada di hotel. Saya mencoba melihat-lihat sedikit dan menikmatinya, tetapi saya benar-benar ingin kembali lagi ke sini saat memiliki waktu lebih banyak,” tuturnya.
(MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































