TIMETODAY.ID, BOGOR – 542 personel gabungan dikerahkan Polres Bogor untuk mengamankan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2026 yang digelar Senin (2/2/2026) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengamanan berlapis disiapkan mengingat forum nasional tersebut akan dihadiri Presiden, Wakil Presiden, para menteri, hingga kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Melansir radarbogor.com, Minggu (1/2/2026), Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan skema pengamanan disusun secara komprehensif untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, baik di dalam maupun di luar area utama SICC.
“Sedikitnya 542 personel gabungan kami kerahkan untuk menjamin keamanan di seluruh area kegiatan,” kata Wikha.
Ratusan personel tersebut berasal dari berbagai satuan. Sebanyak 87 personel disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, 43 personel Sat Samapta dan 85 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob untuk pengamanan fisik. Polres Bogor juga melibatkan 10 personel tim penjinak bom serta 30 polisi wanita yang ditempatkan di area pemeriksaan keamanan. Sementara itu, 201 personel polsek jajaran disebar untuk menjaga wilayah sekitar lokasi kegiatan.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di kawasan SICC. Polres Bogor membagi pengamanan dan rekayasa lalu lintas ke dalam beberapa zona strategis, mulai dari jalur tol, jalur arteri, hingga kawasan inti acara. Penyekatan dilakukan di Bundaran Love dan Bundaran Kecil untuk memisahkan kendaraan peserta berstiker dengan kendaraan masyarakat umum.
Jalur VVIP menjadi prioritas utama. Pengawalan ketat diberikan kepada rombongan Presiden dan pejabat negara sejak keluar gerbang tol hingga tiba di lokasi Rakornas. Selain itu, personel ditempatkan di sejumlah titik rawan, termasuk jembatan penyeberangan orang di sepanjang Tol Jagorawi.
“Selain personel berseragam, kami juga mengerahkan petugas tidak berseragam untuk deteksi dini dan pemantauan aktivitas mencurigakan,” ujar Wikha.
Dalam pemetaan pengamanan, Polres Bogor mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan. Ancaman terhadap keamanan VVIP menjadi perhatian utama, disusul potensi kemacetan di jalur vital seperti Exit Tol Sentul Selatan dan Jalan MH Thamrin. Aparat juga mengantisipasi kemungkinan aksi unjuk rasa di rute lintasan serta faktor cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Bogor.
Aspek pengelolaan peserta turut menjadi bagian dari pengamanan. Dengan estimasi 4.453 peserta, manajemen parkir di kawasan SICC dibagi berdasarkan kode stiker kendaraan. Bagi kendaraan tanpa stiker akses langsung, disediakan kantong parkir alternatif di IKEA dan AEON Mall yang dilengkapi layanan shuttle bus menuju SICC.
Menurut Wikha, seluruh skema pengamanan telah dimatangkan melalui apel pengamanan dan gladi bersih sejak 1 Februari 2026.
“Kami berkomitmen memastikan Rakornas berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tuntasnya.





































