
TIMETODAY.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Samsul Hidayat bersama Ketua Komisi III Aan Triana Almuharom meninjau kondisi terkini di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk memperbarui data dampak bencana yang masih terjadi sejak 2020 lalu.
Samsul mengungkapkan bencana alam skala kecil, seperti longsor, terus terjadi dan semakin parah. Salah satu titik perhatian adalah ruas jalan Cileuksa-Ngasuh yang kini terkikis hingga lebar jalan menyempit dari empat meter menjadi dua meter, menciptakan jurang berbahaya bagi pengendara dan pejalan kaki.
“Akses jalan ke beberapa perkampungan terpencil masih terputus, dan banyak jalan tertimbun longsoran. Jembatan penghubung belum tersedia, sehingga masyarakat harus menyebrangi sungai secara manual,” ujarnya, Senin (21/1/2025).
Samsul juga menemukan longsor baru di beberapa titik yang menambah ancaman bagi warga. Ia meminta pemerintah pusat dan provinsi segera mengambil tindakan serius untuk mencegah dampak yang lebih buruk.
“Kami meminta empati dari pemerintah. Jika dibiarkan, ribuan masyarakat akan tetap terdampak,” tegasnya.
Samsul mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperjelas status pengelolaan jalan yang telah diambil alih dari Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya di Sukajaya.
Tak hanya itu, ia menyoroti pentingnya penanganan serius karena wilayah tersebut berada di dekat kediaman Presiden Prabowo Subianto.
“Kami mengajukan kepada Pemprov Jabar agar segera menangani sekitar 14 kilometer ruas jalan di Kecamatan Sukajaya,” tutupnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































