Dolar AS Tunjukkan Kekuatan, Rupiah dan Mata Uang Asia Terimbas

dolar AS
ilustrasi dolar AS dan rupiah. Foto: Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pagi ini, mata uang Amerika Serikat kembali menunjukkan pengaruhnya di pasar Asia. Nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah, menembus level Rp 16.800-an pada pembukaan perdagangan Jumat (30/1/2026).

Dikutip dari data Bloomberg, sekitar pukul 09.15 WIB, dolar AS berada di posisi Rp 16.806, naik 51 poin atau 0,30% dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Kekuatan dolar AS pagi ini tidak hanya dirasakan oleh rupiah. Mata uang Paman Sam tersebut juga menunjukkan penguatan terhadap sejumlah mata uang Asia-Pasifik lainnya. Dolar AS menguat 0,25% terhadap dolar baru Taiwan dan 0,40% terhadap won Korea Selatan.

Advertisement
Baca Juga :  Sempat Dikabarkan Tewas, Ahmadinejad Terekam Hadiri Pemakaman Korban Serangan

“Nilai tukar dolar AS juga naik 0,19% terhadap rupee India dan 0,25% terhadap dolar Singapura. Begitu juga, dolar AS menguat 0,22% terhadap ringgit Malaysia dan 0,08% terhadap peso Filipina,” demikian laporan Bloomberg.

Meski demikian, tidak semua mata uang regional terimbas sama. Dolar AS sedikit melemah 0,01% terhadap yuan China, namun menguat 0,80% terhadap yen Jepang. Sementara itu, mata uang Hong Kong naik 0,03% dan baht Thailand menguat 0,72% terhadap dolar AS.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Islam dan Hari Anak Nasional: PLN Bagikan Kado untuk 400 Anak Yatim Dhuafa

Pergerakan pagi ini menegaskan posisi dolar AS sebagai mata uang global yang tetap menjadi acuan di tengah fluktuasi ekonomi regional, memberikan gambaran bagaimana pasar menanggapi perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter di seluruh dunia.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel