TIMETODAY.ID, BOGOR — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Dramaga membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Kecamatan Dramaga, Kamis (29/1/2026).
Musrenbang Kecamatan Dramaga dihadiri Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade), Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor H Wasto S Hut MPd, unsur Forkopimcam Dramaga, perwakilan dinas, para kepala UPT, kepala desa se-Kecamatan Dramaga, Ketua TP PKK Desa, Ketua TP PKK Kecamatan Dramaga, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menekankan pentingnya soliditas unsur pemerintahan dan keamanan di tingkat desa. Menurutnya, kekompakan kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menjadi kunci terciptanya keamanan serta kelancaran pelaksanaan program pemerintah.
Ia menyebut, apabila seluruh elemen tersebut bersinergi, maka program pemerintah pusat, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor dapat dijalankan secara optimal hingga tingkat desa.
Dorong Optimalisasi Pajak PBB
Dalam kesempatan tersebut, Jaro Ade juga menyoroti adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Ia meminta para kepala desa untuk lebih aktif menggali potensi pendapatan daerah, khususnya melalui optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Kami minta para kepala desa dan stakeholder di bawahnya untuk menggenjot pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan, agar bisa menutupi kebutuhan biaya pembangunan yang saat ini sudah mulai dikurangi,” katanya.
Ia menambahkan, desa ke depan dituntut lebih mandiri dengan berani melakukan berbagai inovasi yang mampu menciptakan peluang usaha dan sumber pendapatan baru.
Tekankan Transparansi Pengelolaan Anggaran
Untuk mencegah munculnya prasangka negatif di tengah masyarakat, Wakil Bupati Bogor menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan desa. Ia meminta seluruh kepala desa terbuka dalam menyampaikan penggunaan anggaran kepada publik.
Menurutnya, informasi terkait jumlah dana yang diterima desa serta alokasi penggunaannya perlu diumumkan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk melalui media sosial resmi desa.
Kepala Desa Diminta Tak Alergi Media
Selain itu, Jaro Ade juga mengingatkan para kepala desa agar tidak bersikap tertutup terhadap pemberitaan media. Ia menilai sinergi dengan insan pers justru penting untuk menyampaikan perkembangan pembangunan di desa kepada masyarakat luas.
“Kita harus bersinergi dengan media-media (wartawan), media yang selama ini betul ada perusahaannya, ada beritanya dan ada kantornya, kita perlu bersinergi, untuk pemberitaan progres pembangunan di desa,” imbuhnya.
Inovasi Pendanaan dan Pemanfaatan CSR
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penataan desa dan kecamatan membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, pemerintah desa dan kecamatan diminta tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Jaro Ade mendorong adanya inovasi pendanaan, termasuk menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha di wilayah masing-masing untuk memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami harapkan lakukan pendekatan kepada pengusaha-pengusaha di daerah agar dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan itu bisa membantu menata desa dan Kecamatan, sebagaimana halnya yang kami lakukan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
JLD Tahap II Kembali Digodok
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bogor juga menyinggung rencana kelanjutan pembangunan Jalan Lingkar Dramaga (JLD) Tahap II. Ia mengungkapkan, sebelumnya JLD Tahap I direncanakan menembus hingga Leuwikopo menuju Ciampea–Leuwiliang.
Namun, rencana tersebut batal karena jalur jalan melintasi lahan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang saat itu belum memberikan izin, sehingga arah pembangunan dialihkan ke pertigaan Duta Berlian.
“Jalan JLD Tahap II coba kita garap lagi pak Wasto dan kita cari lagi uangnya bareng-bareng,” tegasnya.
Fokus Pemberdayaan dan Mudik Gratis
Sementara itu, Camat Dramaga Atep S Sumaryo menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah bagi pemerintah desa dan kecamatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ada di wilayahnya.
“Penetapan dalam Musrenbang hari ini lebih fokus kepada Pemberdayaan Masyarakat juga dibahas terkait mudik gratis. Mudik gratis itu sendiri nantinya ada di masing-masing Kecamatan,” katanya.
Ia menambahkan, program mudik dan balik Lebaran akan dilaksanakan secara terkoordinasi di seluruh Kabupaten Bogor, dengan teknis pelaksanaan yang akan ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.
“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Dramaga dan pemerintahan desa di 10 desa mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) dan Ketua Komisi IV, Ketua Banggar DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Ketua DPD, H Wasto S Hut MPd atas kehadirannya di Musrenbang Kecamatan Dramaga semoga ini menjadi spirit buat kami dalam menjalankan roda pemerintahan dan menjadi support semangat.”***
Editor : Syafira
Sumber : Koran Indonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































