
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Saat pertama kali menjadi anggota gym, melakukan kesalahan saat berolahraga adalah hal yang wajar. Mulai dari salah menggunakan alat hingga belum memahami teknik gerakan yang benar. Namun, meski sudah berlatih beberapa minggu atau bulan, banyak orang masih tanpa sadar melakukan kesalahan dasar yang justru dapat menghambat progres, bahkan memicu cedera.
Agar latihan lebih efektif dan aman, berikut tujuh kesalahan umum yang sering dilakukan pemula di gym dan cara memperbaikinya.
1. Biceps curl tanpa memutar telapak tangan
Kesalahan yang sering terjadi saat biceps curl adalah tidak memutar telapak tangan ke atas di bagian akhir gerakan. Akibatnya, tekanan pada otot bisep tidak maksimal.
Teknik yang benar adalah memulai gerakan dengan telapak tangan menghadap ke samping tubuh. Saat mengangkat beban, putar lengan secara perlahan hingga telapak tangan menghadap ke atas. Gerakan memutar ini membantu memaksimalkan kerja otot bisep.
2. Romanian deadlift dilakukan terlalu cepat
Banyak orang terburu-buru saat melakukan Romanian deadlift sehingga otot tidak mendapatkan ketegangan yang cukup untuk tumbuh.
Lakukan gerakan secara terkontrol: turunkan beban selama tiga detik, tahan satu detik di posisi bawah, lalu angkat kembali dengan tenaga. Pastikan pantat didorong ke belakang dan dada condong ke depan agar otot paha belakang bekerja optimal.
3. Crunch dengan menarik leher
Kesalahan umum saat crunch adalah menarik kepala dan leher, bukan mengangkat tubuh bagian atas dengan otot perut. Hal ini bisa menyebabkan nyeri leher.
Untuk teknik yang benar, letakkan ujung jari di belakang kepala tanpa mengaitkan jari. Buka siku ke samping dan jaga bahu tetap rileks. Fokuskan tenaga pada otot perut saat mengangkat tubuh.
4. Posisi siku yang salah saat latihan dada
Menurunkan siku terlalu dalam saat bench press atau latihan dada lainnya dapat membebani sendi dan ligamen bahu, sehingga berisiko cedera.
Posisi yang lebih aman adalah menjaga siku sedikit di atas garis dada. Dengan begitu, tekanan tetap pada otot dada tanpa membahayakan sendi bahu.
5. Lat pull-down ditarik ke pangkuan
Banyak pemula menarik palang lat pull-down ke arah pangkuan dan menggunakan ayunan tubuh untuk membantu gerakan. Teknik ini justru bisa membahayakan bahu.
Cara yang benar, duduk tegak dengan paha terkunci di bawah bantalan. Condongkan tubuh sedikit ke belakang, aktifkan otot perut, lalu tarik palang ke arah dada sambil membuka dada.
6. Incline biceps curl dengan siku bergeser
Saat incline biceps curl, sering kali siku bergeser ke depan sehingga otot bisep tidak mendapatkan peregangan maksimal.
Pastikan siku tetap mengarah ke lantai selama gerakan. Tahan posisi tulang belikat dan dorong dada ke depan agar bisep berada dalam kondisi teregang dan bekerja lebih efektif.
7. Hanya fokus latihan kardio
Karena ragu menggunakan alat angkat beban, banyak pemula hanya mengandalkan treadmill atau sepeda statis. Padahal, kardio saja tidak cukup untuk membentuk tubuh, meningkatkan massa otot, atau mempercepat pembakaran lemak.
Agar hasil lebih optimal, kombinasikan latihan kardio dengan latihan beban atau ketahanan.
Latihan di gym akan memberikan hasil maksimal jika dilakukan dengan teknik yang benar. Mengevaluasi kembali gerakan dan kebiasaan latihan bisa membantu kamu terhindar dari cedera sekaligus mempercepat progres. Jika masih ragu, menyewa personal trainer di awal latihan bisa menjadi investasi yang tepat untuk kesehatan jangka panjang. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































