TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sebuah kapal feri yang mengangkut 342 penumpang tenggelam di perairan Filipina selatan, menyebabkan delapan orang meninggal dunia. Insiden tersebut terjadi saat kapal M/V Trisha Kerstin 3 sedang melakukan pelayaran antarpulau.
Mengutip AFP, Senin (26/1/2025), Wali Kota Provinsi Basilan, Arsina Laja Kahing-Nano, menyampaikan bahwa hingga saat ini delapan korban jiwa telah dikonfirmasi akibat tenggelamnya kapal tersebut. Sementara itu, petugas tanggap darurat Basilan, Ronalyn Perez, mengatakan sedikitnya 138 penumpang berhasil diselamatkan.
“Tantangan di sini sebenarnya adalah jumlah pasien yang datang. Kami kekurangan staf saat ini,” kata Perez. Ia menambahkan bahwa sebanyak 18 korban telah dirujuk ke salah satu rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.
Perez menjelaskan, “Kapal feri tersebut berlayar dari Kota Zamboanga ke Pulau Jolo ketika insiden itu terjadi.”
Penjaga Pantai Filipina menyatakan telah melakukan koordinasi aktif untuk membantu stasiun mereka di wilayah Mindanao selatan dalam operasi pencarian dan penyelamatan para korban.
Filipina, sebagai negara kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 116 juta jiwa, memiliki catatan panjang kecelakaan feri antarpulau. Pada 2023 lalu, lebih dari 30 orang dilaporkan tewas setelah kebakaran melanda sebuah kapal feri di Filipina selatan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































