TIMETODAY.ID, JAKARTA — Dunia musik Tanah Air berduka atas kepergian Lucky Widja, vokalis band Element, yang meninggal dunia pada Minggu malam (25/1/2026). Saat ini, jenazah almarhum telah disemayamkan di rumah duka di kawasan Cipete Utara, Jakarta Selatan.
Jenazah Lucky Widja disemayamkan di kediamannya di Jalan Haji Tholib. Penyanyi kelahiran 1 September 1976 itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.20 WIB. Sejumlah keluarga dan sahabat tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, termasuk rekan seprofesinya, Ferdy Tahier.
Safri dari manajemen Element mengungkapkan rencana pemakaman almarhum. Ia menyampaikan bahwa prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Senin siang.
“Alam dimakamkan hari ini, setelah salat zuhur di TPU Jeruk Purut,” kata Safri melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (26/1/2026).
Sebelum meninggal dunia, Lucky Widja sempat terbuka mengenai kondisi kesehatannya. Pada Februari 2023, ia mengungkapkan penyakit serius yang telah diidapnya sejak 2022, yang perlahan menggerogoti tubuhnya.
“Gue kena namanya TB ginjal, tuberkulosis ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing, ke bawah kena semua,” kata Lucky dalam kanal YouTube Ferdy Tahier.
Lucky menceritakan awal mula dirinya menyadari ada yang tidak beres dengan kondisi tubuhnya. Saat bulan Ramadan, ia kerap mengalami pingsan mendadak setelah berbuka puasa. Meski sempat merasa lemas, kondisinya kerap membaik keesokan harinya.
Merasa khawatir, Lucky kemudian memutuskan memeriksakan diri ke dokter. Serangkaian pemeriksaan dilakukan, mulai dari tes darah hingga CT scan, termasuk pemeriksaan fungsi ginjal atas permintaannya sendiri.
“Ternyata ginjal gue udah stadium 5 tinggal 18 persen. Gue panik dong, gue langsung ke dokter, CT Scan. (Dokter bilang) Parah, air nggak bisa lewat, ginjalnya satu udah kecil, satu bengkak,” tuturnya.
Dalam perjalanan pengobatannya, Lucky menjalani beberapa kali operasi untuk pemasangan dan pencopotan stent. Kondisi tersebut sempat membuat dokter curiga terhadap penyakit yang dideritanya.
“Pas lagi dipasang stent, dokter gini, ‘Ini apa ya? Kok aneh. Jangan-jangan TBC. Mas kayaknya ini TBC ginjal’,” kata Lucky menirukan ucapan dokter.
Ia menjelaskan bahwa penyakit tersebut tidak menular, namun berdampak besar terhadap kondisi fisiknya.
“Yang gila, kalau TBC paru-paru nular, kalau gue nggak, tapi ngancurin badan gue. Dokter bilang ini sudah menahun nih, ngancurinnya pelan-pelan. Berat badan gue dari 82-84 kg, turun ke 65-64 kg,” ungkapnya.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































