TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bermain game di ponsel seharusnya menjadi hiburan yang menenangkan. Namun, beberapa game Android justru bisa membawa risiko tersembunyi bagi pengguna. Peneliti keamanan siber dari Dr. Web menemukan sejumlah game yang disusupi malware “clickjacking” yang bisa membuat baterai ponsel cepat habis dan kuota internet lebih boros.
Malware ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengklik iklan secara otomatis, menghasilkan pendapatan bagi penjahat siber tanpa sepengetahuan pengguna. Dr. Web melaporkan bahwa malware tersebut menggunakan pustaka TensorFlow.js milik Google untuk menjalankan model machine learning yang menganalisis konten iklan dan berinteraksi dengan iklan di aplikasi atau game tertentu.
Jika model machine learning gagal, penjahat siber atau developer yang bersekongkol dapat mengambil alih layar ponsel untuk melakukan tindakan seperti scrolling atau mengetuk layar secara manual menggunakan teknik yang disebut “signaling”.
Meski clickjacking tidak mengancam privasi atau data secara langsung, dampaknya nyata bagi pengguna, mulai dari baterai cepat habis, kualitas baterai menurun, hingga kuota internet yang boros.
Dr. Web mengidentifikasi enam game berbahaya yang dikembangkan oleh Shenzhen Ruiren Network Co. Ltd.:
-
Theft Auto Mafia – 61.000 download
-
Cute Pet House – 34.000 download
-
Creation Magic World – 32.000 download
-
Amazing Unicorn Party – 13.000 download
-
Open World Gangsters – 11.000 download
-
Sakura Dream Academy – 4.000 download
Malware ini awalnya masuk ke GetApps, toko aplikasi di perangkat Xiaomi, tanpa fungsi berbahaya. Namun setelah update, game-game tersebut mengandung komponen malware. Selain GetApps, malware juga disebarkan melalui situs APK pihak ketiga seperti Apkmody dan Moddroid, serta melalui channel Telegram yang menawarkan aplikasi mod untuk Spotify dan Netflix.
Pengguna Android diimbau untuk tidak mengunduh dan menginstal aplikasi dari luar Google Play Store, terutama dari sumber yang mencurigakan, serta tidak tergoda aplikasi mod yang menjanjikan akses premium gratis.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































