China Tempatkan Robot Polisi Lalu Lintas Pertama di Kota Wuhu

robot polisi
Robot Polisi China Mulai Bertugas, Bisa Deteksi Pelanggaran dan Tilang Otomatis Foto: Stringershub

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Apa yang dulu hanya menjadi gambaran film fiksi ilmiah, kini benar-benar hadir di tengah jalan raya. Kota Wuhu, Provinsi Anhui, China Timur, resmi menjadi lokasi pertama penempatan robot polisi lalu lintas yang diberi kewenangan nyata untuk membantu menjaga ketertiban dan menegakkan hukum.

Di sejumlah persimpangan vital kota, robot berpenampilan menyerupai polisi sungguhan ini tampak mengenakan seragam lengkap dengan logo resmi dan nomor petugas.

Ia tak bekerja sendirian, melainkan berdampingan dengan aparat manusia, menandai babak baru pemanfaatan teknologi cerdas dalam sistem keamanan lalu lintas perkotaan.

Advertisement

Berbeda dari patung statis atau alat pemantau biasa, robot polisi ini dirancang aktif dan adaptif. Ia berdiri di atas platform mobile berukuran ringkas yang memungkinkannya bergerak secara mandiri menuju titik-titik strategis.

Platform tersebut dapat berputar, sehingga robot mampu mengarahkan arus kendaraan dari berbagai arah secara presisi, terutama di lokasi rawan macet.

Baca Juga :  Sekda Ajat Ingatkan Jajarannya Tak Ada “Superman” Yang Ada “Super Team”

Sejumlah warga menyambut kehadiran robot ini dengan rasa takjub.

“Saya pikir ini sangat berteknologi tinggi karena bisa bergerak secara independen dan juga mengarahkan lalu lintas di tengah jalan,” ujar Wang Ruohan, warga setempat, dikutip dari Bastillepost.

Fungsi robot polisi lalu lintas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengelolaan lalu lintas dengan intensitas tinggi di kawasan urban. Setidaknya ada empat skenario utama yang menjadi fokus tugasnya. Pertama, membantu mempopulerkan dan menyosialisasikan aturan lalu lintas kepada pengguna jalan.

Kedua, robot ini mampu mengoordinasikan komando lalu lintas di persimpangan. Ketiga, ia dapat mengidentifikasi secara cerdas perilaku berkendara yang tidak tertib dan memberikan peringatan.

Keempat, robot tersebut secara otomatis menangkap pelanggaran sekaligus mengumpulkan bukti pendukung untuk proses penegakan hukum.

Keunggulan lain terletak pada integrasi sistem. Robot polisi ini terhubung langsung dengan lampu lalu lintas serta pusat manajemen lalu lintas kota.

Baca Juga :  Imbas Longsor Bantargebang, Pengiriman Sampah Jakarta Dialihkan ke Zona 3

Konektivitas ini memungkinkan robot membantu petugas manusia dalam menangani tugas-tugas repetitif, khususnya saat jam sibuk, sehingga pelayanan dan penegakan hukum di lapangan menjadi lebih efisien.

Petugas kepolisian setempat menilai kehadiran robot ini bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan sebagai mitra kerja berbasis teknologi.

“Ia bisa bekerja sama erat dengan kami, polisi lalu lintas manusia, berdasarkan sistem lampu lalu lintas kami untuk mengarahkan lalu lintas secara otonom. Saat bertugas di wilayah kami, ia juga bisa mengidentifikasi pelanggaran oleh kendaraan non-motor,” kata Jiang Zihao, instruktur dari Skuadron Pertama Brigade Jiujiang Detasemen Manajemen Lalu Lintas Biro Keamanan Publik Kota Wuhu.

Dengan uji coba ini, Wuhu seolah membuka jendela menuju masa depan, ketika kecerdasan buatan dan aparat manusia bekerja bahu-membahu menjaga ketertiban jalan raya—lebih cepat, lebih presisi, dan semakin cerdas.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel