TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menegaskan negaranya tidak akan tunduk kepada Amerika Serikat di tengah klaim Washington yang menyebut telah memegang kendali atas Venezuela. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Berbicara dalam sebuah upacara penghormatan bagi 100 warga Venezuela yang tewas dalam serangan Amerika Serikat, Rodriguez menegaskan sikap perlawanan negaranya terhadap tekanan eksternal.
“Kami tidak tunduk atau ditaklukkan,” ujar Rodriguez, seperti dilansir AFP, Jumat (9/1/2026).
Ia menegaskan bahwa Venezuela tidak akan menyerah meskipun berada dalam situasi konflik dan tekanan politik yang berat. Rodriguez menekankan bahwa pemerintah sementara akan terus mempertahankan kedaulatan negara.
“Tidak ada yang menyerah. Ada pertempuran untuk tanah air,” katanya, merujuk pada serangan pasukan AS yang terjadi pada 3 Januari lalu.
Pernyataan tersebut muncul di tengah klaim Amerika Serikat yang menyebut memiliki pengaruh penuh terhadap otoritas sementara Venezuela pasca-penangkapan Nicolas Maduro. Pemerintah AS menyatakan kini memegang kendali strategis atas arah kebijakan negara Amerika Latin tersebut.
Dilansir AFP, Kamis (8/1/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak AS pada Jumat (9/1) untuk membahas rencana pengelolaan sektor minyak Venezuela.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa keputusan otoritas sementara Venezuela berada di bawah pengaruh langsung Amerika Serikat.
“Jelas kami memiliki pengaruh maksimal atas otoritas sementara di Venezuela saat ini,” kata Leavitt dalam konferensi pers.
“Kami terus berkoordinasi erat dengan otoritas sementara, dan keputusan mereka akan terus didikte oleh Amerika Serikat,” tambahnya.
Ketegangan antara Caracas dan Washington pun semakin meningkat, seiring perbedaan sikap terkait legitimasi kekuasaan dan masa depan politik Venezuela di bawah pemerintahan sementara.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































