Solidaritas Menguat, Pemulihan Pascabencana di Aceh dan Sumatra Terus Bergerak

pemulihan pascabencana
Menko PMK, Pratikno melakukan peninjauan pembangunan hunian sementara (Huntara) korban bencana di Padang Pariaman, Sumatra Barat (Dok. humas Kemenko PMK)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pemerintah mencatat, lebih dari separuh kabupaten dan kota terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini telah beranjak dari fase tanggap darurat menuju tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kabar tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, dalam Konferensi Pers Tanggap Bencana Sumatra yang digelar di Base Ops Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Menurut Pratikno, pemerintah terus menyampaikan perkembangan penanganan bencana secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas publik sekaligus komitmen negara untuk hadir bersama masyarakat yang terdampak.

Advertisement

“Hari ini kami kembali menyampaikan perkembangan terbaru mengenai penanganan pascabencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh unsur pemerintah terus mengerahkan segala daya upaya untuk mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Setelah 20 Hari di Penjara, Nicolas Sarkozy Dapat Penangguhan Penahanan

Di tengah berbagai tantangan, Pratikno menekankan bahwa pemulihan wilayah terdampak tidak hanya bergantung pada kerja pemerintah. Kekuatan solidaritas sosial, menurutnya, menjadi fondasi penting yang mempercepat proses pemulihan di lapangan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada relawan, aparat negara, hingga sektor swasta yang bahu-membahu membantu masyarakat terdampak tanpa mengenal lelah.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, relawan, jajaran TNI-Polri, ASN pusat dan daerah, serta pekerja swasta. Gerakan kemanusiaan inilah yang menjadi kunci untuk memulihkan Sumatra,” kata Pratikno.

Dari sisi status penanganan, Pratikno memaparkan bahwa di Provinsi Aceh, tujuh kabupaten dan kota telah memasuki fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Sementara itu, 11 kabupaten dan kota lainnya masih berada dalam fase tanggap darurat.

Baca Juga :  Fakta-Fakta Mushola Ponpes Al-Khoziny Ambruk: Dari Pengecoran hingga Korban Jiwa

Kondisi serupa juga terlihat di Sumatra Utara. Delapan kabupaten dan kota telah masuk fase transisi, sedangkan delapan wilayah lainnya masih memerlukan penanganan darurat.

Sementara di Sumatra Barat, 10 kabupaten dan kota telah beralih ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan tiga kabupaten dan kota masih berstatus tanggap darurat. Perpanjangan status tersebut, menurut Pratikno, dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah sebelum memasuki tahap pemulihan secara menyeluruh.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat yang terus mengalir, pemerintah optimistis proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel