
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Minyak sering kali dianggap sebagai “musuh” saat sedang diet, terutama karena kandungan kalorinya yang tinggi. Padahal, tubuh tetap membutuhkan lemak sehat untuk membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K, serta menjaga fungsi sel. Kunci utamanya bukan menghindari minyak, melainkan memilih jenis minyak yang tepat.
Beberapa jenis minyak berikut justru aman, bergizi, dan cocok menjadi bagian dari pola makan sehat saat diet.
1. Minyak Zaitun
Minyak zaitun terutama jenis extra virgin terkenal kaya MUFA (lemak tak jenuh tunggal) yang baik untuk jantung. Kandungan antioksidannya juga membantu melindungi sel tubuh selama diet.
Minyak ini ideal untuk salad, saus, hingga cocolan roti. Namun, hindari penggunaan pada suhu sangat tinggi karena dapat mengurangi kualitas nutrisinya.
Kandungan per 1 sdm minyak zaitun:
- Kalori: 126
- Lemak total: 14 g
- Lemak jenuh: 2,17 g
- Lemak tak jenuh tunggal: 9,58 g
- Lemak tak jenuh ganda: 1,33 g
2. Minyak Kelapa
Mengandung MCT (medium-chain triglycerides) yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Itu sebabnya minyak kelapa sering digunakan dalam diet keto.
Meski sehat, minyak kelapa tinggi kalori dan lemak jenuh, sehingga tetap perlu batasan konsumsi maksimal 2 sdm per hari.
Kandungan per 1 sdm minyak kelapa:
- Kalori: 125
- Lemak total: 14 g
- Lemak jenuh: 11,6 g
- Lemak tak jenuh tunggal: 0,88 g
- Lemak tak jenuh ganda: 0,24 g
3. Minyak Kanola
Dikenal sebagai salah satu minyak paling sehat karena rendah lemak jenuh dan kaya omega-3 serta ALA. Kandungan ini membantu menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah.
Cocok dipakai untuk menumis, memanggang, atau campuran adonan kue.
Kandungan per 1 sdm minyak kanola:
- Kalori: 126
- Lemak total: 14 g
- Lemak jenuh: 0,93 g
- Lemak tak jenuh tunggal: 8,76 g
- Lemak tak jenuh ganda: 3,54 g
- Vitamin E: 16% AKG
- Vitamin K: 8% AKG
4. Minyak Sayur
Terdiri dari campuran minyak nabati seperti bunga matahari, jagung, dan kedelai. Tinggi lemak tak jenuh ganda yang penting untuk penyerapan vitamin dan menjaga fungsi tubuh.
Namun, minyak sayur tidak dianjurkan untuk suhu sangat tinggi karena dapat mengeluarkan senyawa berbahaya. Lebih cocok untuk sauté ringan daripada deep frying.
Kandungan per 1 sdm minyak sayur:
- Kalori: 126
- Lemak total: 14 g
- Lemak jenuh: 1,92 g
- Lemak tak jenuh tunggal: 5,64 g
- Lemak tak jenuh ganda: 5,64 g
Kesimpulan
Keempat jenis minyak di atas aman untuk diet asalkan digunakan dengan bijak. Tubuh tetap membutuhkan lemak sebagai sumber energi dan pendukung metabolisme. Pilih minyak yang kaya lemak tak jenuh dan antioksidan agar program dietmu tetap sehat dan seimbang. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































