Tren Makanan Rebus dan Kukus: Sehat, tapi Jangan Lupa Tambah Protein dan Sayur

makanan
ilsutrasi ubi kukus Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Tren konsumsi makanan rebus dan kukus semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin menjalani pola hidup sehat. Namun, Spesialis Gizi Klinik dr Ardian Sandhi Pramesti, SpGK, mengingatkan pentingnya memperhatikan keseimbangan nutrisi dalam menu harian.

Menurutnya, menu rebusan dan kukusan sering kali hanya didominasi karbohidrat kompleks seperti ubi atau kentang. Padahal, tubuh juga membutuhkan protein dan sayuran untuk melengkapi kebutuhan gizi.

“Menu rebusan dan kukusan yang tampaknya dominan karbohidrat kompleks memang baik sebagai sumber energi, tapi kurang seimbang jika tanpa tambahan sumber lainnya,” ujar dr Ardian mengutip dari detikcom, Rabu (12/11/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Ini Menu Sarapan Sehat agar Anak Semangat Belajar Seharian

Ia menekankan pentingnya variasi bahan makanan agar tidak bosan dan kebutuhan gizi tetap terpenuhi.

“Agar optimal, fokus pada variasi bahan untuk hindari kebosanan dan pastikan nutrisi lengkap. Perhatikan porsi: jangan berlebihan karena meski sehat, karbohidrat berlebih bisa naikkan berat badan atau gula darah,” lanjutnya.

dr Ardian juga menyarankan masyarakat mengikuti pedoman “Isi Piringku” dari Kementerian Kesehatan RI, dengan komposisi 1/3 piring karbohidrat, 1/3 piring protein, serta 1/2 piring sayur dan buah.

Beberapa kombinasi yang disarankan antara lain:

  • Sumber protein: telur rebus, tahu atau tempe kukus, ikan pepes tanpa minyak, atau kacang rebus seperti edamame.
  • Sayur dan buah: bayam, wortel, brokoli, serta buah segar seperti pepaya atau apel.
  • Lemak sehat: alpukat atau kacang dalam porsi kecil.
Baca Juga :  2.163 Warga Bogor Terserang DBD Sepanjang 2025, Enam Meninggal

Sebagai contoh, ubi rebus, telur rebus, bayam kukus, dan pisang bisa menjadi menu sarapan seimbang dengan kisaran 300–500 kkal. Menu ini mengandung protein untuk perbaikan sel, serat untuk kesehatan usus, serta energi yang bertahan hingga siang hari.

Dengan kombinasi yang tepat, kata dr Ardian, pola makan serba rebus dan kukus bukan hanya tren sehat, tapi juga bisa menjadi gaya hidup jangka panjang yang bergizi seimbang.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel