TIMETODAY.ID, JAKARTA — Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir melanda berbagai kawasan, termasuk area pemukiman warga. Setelah air surut, tantangan baru pun muncul: membersihkan rumah dari lumpur dan kotoran yang terbawa banjir.
Membersihkan rumah pascabanjir memang membutuhkan tenaga ekstra. Namun, langkah ini sangat penting agar lingkungan kembali bersih, aman, dan bebas dari penyakit. Berikut panduan membersihkan rumah setelah banjir seperti dikutip dari University of Minnesota Extension, Senin (2/11/2025).
1. Pastikan Aliran Listrik Mati
Keselamatan menjadi prioritas utama. Sebelum memulai pembersihan, pastikan seluruh aliran listrik di rumah telah dimatikan. Air yang menggenang bisa menjadi penghantar listrik dan berpotensi menimbulkan bahaya. Setelah aman, barulah Anda bisa mulai membersihkan bagian dalam rumah yang penuh lumpur dan kotoran.
2. Hilangkan Genangan Air
Langkah berikutnya adalah mengeringkan rumah dari sisa air. Gunakan pompa, ember, atau alat penyedot debu basah dan kering untuk membantu proses ini. Segera buang barang-barang yang tidak bisa diselamatkan atau dikeringkan dalam waktu 24–48 jam, seperti karpet, kasur, insulasi, atau furnitur berbahan papan partikel, karena bisa menjadi sarang jamur dan bakteri.
3. Perbaiki Dinding yang Rusak
Air banjir dapat merusak struktur dan tampilan dinding rumah. Jika wallpaper atau cat dinding mengelupas, segera singkirkan bagian yang rusak. Pertimbangkan untuk mengecat ulang agar rumah kembali terlihat bersih dan nyaman.
4. Bersihkan dan Disinfeksi Seluruh Permukaan
Setelah lumpur dan genangan air diangkat, langkah penting berikutnya adalah disinfeksi. Gunakan cairan pembersih lantai atau larutan pemutih (1 cangkir pemutih per 1 galon air) untuk membunuh bakteri dan kuman. Bersihkan semua area, termasuk bagian bawah lantai dan dapur, agar tidak menjadi sumber penyakit.
Meski terlihat melelahkan, membersihkan rumah pascabanjir tidak boleh ditunda. Lingkungan yang bersih akan mengurangi risiko penyakit kulit, diare, dan infeksi saluran pernapasan yang sering muncul setelah bencana banjir.
Catatan penting: gunakan sarung tangan, sepatu bot, dan masker saat proses pembersihan untuk menghindari kontak langsung dengan air atau lumpur yang mungkin terkontaminasi.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































