TIMETODAY.ID, JAKARTA — Suasana di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025), tampak berbeda dari biasanya. Ribuan guru berkumpul di lokasi untuk menggelar aksi demonstrasi, menyuarakan aspirasi mereka di sekitar area yang tak jauh dari Istana Negara.
Imbas dari aksi tersebut, Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Gambir dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) ditutup sementara. Arus lalu lintas pun dialihkan agar kendaraan tetap bisa melintas dengan aman.
“Jalan Merdeka Selatan dari arah Patung Kuda mengarah ke Kedubes AS dialihkan. Arah sebaliknya dibuka,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ipda Ruslan Basuki, saat dikonfirmasi, Kamis (30/10/2025).
Di sisi lain, pihak kepolisian menyiapkan 1.597 petugas gabungan untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.
“Kekuatan pengamanan wilayah Jakpus 1.597 personel,” tambah Ruslan.
Tak hanya arus lalu lintas yang terdampak, layanan Transjakarta juga mengalami penyesuaian. Sejumlah rute dan halte di sekitar lokasi aksi untuk sementara tidak beroperasi penuh.
“Rute 2A (arah Pulo Gadung) dialihkan melalui Kebon Sirih. Halte yang tidak melayani pelanggan sementara adalah Balai Kota dan Gambir 2. Koridor 6A dan 6B mengalami perpendekan layanan hingga Patung Kuda dan berputar balik di sana. Rute 1A hanya beroperasi sampai Monas (putar balik di Patung Kuda). Halte Balai Kota untuk sementara tidak melayani pelanggan,” jelas Kadep Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, Kamis (30/10/2025).
Meski begitu, rute menuju Monas tetap beroperasi normal. Ayu juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi.
“Pelanggan diharapkan menyesuaikan perjalanan, dan layanan akan dinormalkan segera setelah kondisi lalu lintas memungkinkan,” kata Ayu.
Aksi demonstrasi yang berlangsung di jantung ibu kota ini menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan ribuan guru yang datang dari berbagai daerah.
Meski menyebabkan penyesuaian arus lalu lintas dan transportasi umum, situasi di sekitar Patung Kuda terpantau aman dan terkendali berkat pengamanan ketat dari aparat.***





































