Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan, IHSG Justru Menguat ke Zona Hijau

rupiah
ilustrasi uang rupiah dan dolar AS (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Awal pekan ini, pasar keuangan Indonesia dibuka dengan dua wajah yang berbeda. Di satu sisi, nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun di sisi lain, pasar saham justru menunjukkan tanda-tanda optimisme.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan pagi, Senin (27/10/2025) pukul 09.21 WIB, rupiah di pasar spot exchange tercatat turun 11 poin atau 0,07% ke posisi Rp 16.613 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi di saat sebagian besar mata uang Asia justru bergerak menguat terhadap dolar. Yen Jepang turun tipis 0,10%, namun dolar Hong Kong naik 0,03%, dolar Singapura naik 0,09%, dolar Taiwan naik 0,19%, dan won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar sebesar 0,52%. Sementara itu, peso Filipina naik 0,06% dan rupe India turun 0,07%.

Advertisement
Baca Juga :  Bukan Mimpi Buruk! Kenapa AS Bakal Menebar Ratusan Juta Lalat dari Pesawat?

Dari sisi lainnya, yuan Tiongkok naik 0,14%, ringgit Malaysia menguat 0,12%, dan baht Thailand naik 0,10%. Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah lebih bersumber dari faktor domestik ketimbang tren regional.

Namun, di tengah pelemahan mata uang, pasar saham justru membuka hari dengan semangat positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat dalam rentang 8.278–8.354. Pada pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat naik 0,15% atau 12,10 poin ke level 8.283,8.

Baca Juga :  Wacana Deportasi Warga Sendiri, Ketika Donald Trump Kembali Bikin Kontroversi

Sementara investor masih menimbang arah kebijakan global, terutama sinyal dari The Federal Reserve dan dinamika geopolitik di Timur Tengah, pasar modal Indonesia tampak tetap percaya diri.

Pergerakan yang berlawanan antara rupiah dan IHSG di pagi ini mencerminkan sentimen ganda di kalangan pelaku pasar: kehati-hatian terhadap faktor eksternal, namun juga harapan terhadap kekuatan fundamental ekonomi dalam negeri.***

Editor : Syafira

Sumber : beritasatu.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel