Tips Mematikan Ikan dengan Benar agar Halal Dikonsumsi

ikan
ilustrasi ikan ( fto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Mematikan ikan secara benar tidak hanya tentang teknik memasak atau membersihkan, tetapi juga bagaimana ikan tersebut dimatikan agar tetap sesuai dengan aturan halal dalam Islam.

Salah satu poin penting adalah menghindari penyiksaan terhadap ikan saat proses mematikannya.

Larangan Memukul Ikan

Memukul atau menggetok kepala ikan hingga mati adalah cara yang sebaiknya dihindari. Cara ini dianggap menyiksa binatang, dan dalam Islam, penyiksaan terhadap hewan adalah hal yang dilarang.

Advertisement

Memukul ikan berulang kali agar mati dapat menjadikan ikan tersebut tidak halal untuk dikonsumsi.

Cara yang Dianjurkan: Menusuk Insang

Cara mematikan ikan agar halal adalah dengan menusukkan pisau ke bagian insangnya. Insang merupakan bagian penting yang bila ditusuk membuat ikan kehilangan kesadaran dan mati dengan cepat tanpa penyiksaan berlebih.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dorong Ciseeng Jadi Sentra Perikanan Unggulan Kabupaten Bogor

Caranya adalah dengan membuka sedikit kepala ikan dan memasukkan pisau ke bagian insang sehingga ikan mati segera.

Dasar Syariat dan Adab Menyembelih

Islam mengajarkan untuk berbuat baik kepada semua makhluk hidup. Dalam hadis disebutkan bahwa ketika membunuh hewan, hendaknya dilakukan dengan cara yang baik dan tidak menyiksa.

Pisau disarankan untuk diasah agar proses mematikan hewan, termasuk ikan, dilakukan cepat dan tanpa menderita.

Baca Juga :  Sarden vs Tuna: Panduan Memilih Ikan Terbaik untuk Kesehatan Anda

Status Halal Ikan

Dalam Islam, ikan tergolong hewan laut yang bangkainya boleh dimakan tanpa disembelih secara syar’i sebagaimana hewan darat.

Namun, prinsip menghindari penyiksaan tetap harus dijunjung tinggi saat mematikan ikan agar lebih sesuai etika dan ajaran Islam.

Dengan demikian, mematikan ikan secara halal adalah dengan menghindari penyiksaan seperti memukul ikan hingga mati dan menggantinya dengan cara menusuk insang ikan untuk memastikan ikan mati cepat dan tidak merasa sakit atau terseksa. Hal ini penting untuk menjaga kehalalan dan kesucian makanan yang dikonsumsi.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel