
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Suasana siang di Kabupaten Sarmi, Papua, mendadak berubah panik pada Kamis (16/10/2025) pukul 12.48 WIB. Tanah berguncang kuat, disertai suara gemuruh dari perut bumi. Warga yang tengah beraktivitas berhamburan keluar rumah, mencari tempat aman di ruang terbuka.
Gempa dengan magnitudo (M) 6,8 itu terasa cukup kuat. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di darat pada koordinat 1,96 derajat Lintang Selatan dan 138,98 derajat Bujur Timur, atau sekitar 61 kilometer barat laut Sarmi, dengan kedalaman 21 kilometer.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam disclaimer di akun X resminya.
Meski guncangan terasa kuat, BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami dari peristiwa tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa di wilayah terdampak.
“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” lanjut BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.
Gempa ini menjadi pengingat betapa dinamisnya wilayah timur Indonesia yang berada di atas pertemuan tiga lempeng aktif dunia Pasifik, Indo-Australia, dan Eurasia.
Dengan posisi tektonik yang kompleks, wilayah seperti Papua memang kerap diguncang aktivitas seismik dengan intensitas bervariasi.
Bagi warga Sarmi dan sekitarnya, siang itu menjadi momen yang tak terlupakan. Dalam hitungan detik, bumi berguncang, dan langit terasa menahan napas. Namun, setelah kepanikan mereda, harapan yang tersisa hanya satu: semoga bumi segera tenang kembali.***
Editor : Syafira
Sumber : beritasatu.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































