TIMETODAY.ID, JAKARTA — Merawat kuku tidak sekadar soal estetika. Setiap kali ingin mengganti warna kutek atau menjaga kesehatan kuku, cara menghilangkan kutek menjadi kunci agar kuku tetap kuat dan tidak rusak.
Dengan teknik yang tepat, baik menggunakan cairan pembersih khusus maupun bahan alami, kutek bisa dihapus tanpa membuat kuku rapuh.
Banyak orang masih beranggapan bahwa aseton adalah satu-satunya cara untuk membersihkan kutek, padahal ada alternatif yang lebih ramah untuk kuku dan kulit.
Mengelupas kutek secara sembarangan justru bisa membuat lapisan kuku terkikis, kering, dan mudah patah.
Menggunakan Nail Polish Remover: Cara Praktis dan Aman
Nail polish remover tetap menjadi metode paling praktis. Namun, memilih jenis remover dan cara penggunaannya dengan benar sangat penting agar kuku tidak cepat rusak.
- Pilih remover tanpa aseton
Remover non-aseton bekerja mengangkat kutek sambil menjaga kelembapan kuku dan kulit di sekitarnya. “Remover tanpa aseton cocok jika Anda sering mengganti kutek atau memiliki kuku yang mudah rapuh,” kata pakar kecantikan. Proses pembersihan memang lebih lama dibanding remover berbahan aseton, tetapi jauh lebih aman untuk kesehatan kuku. - Tekan kapas perlahan di kuku
Tuangkan remover secukupnya ke kapas bersih, tempelkan di atas kuku, dan biarkan 10–20 detik agar cairan meresap. Setelah itu, usap kuku perlahan dari pangkal ke ujung dengan gerakan satu arah. Hindari menggosok terlalu kuat atau bolak-balik agar permukaan kuku tidak kasar. - Bersihkan sisa kutek di tepi kuku
Untuk kutek pekat atau berlapis, gunakan cotton bud atau ujung tusuk gigi yang dibungkus kapas, celupkan ke remover, lalu bersihkan sisa kutek di tepi atau bawah kuku. Gerakan perlahan akan menjaga kulit di sekitar kuku tetap aman.
Bahan Alami: Pilihan Ramah Kuku
Bagi yang ingin menghindari bahan kimia, ada beberapa alternatif alami:
- Cuka dan lemon: Campuran ini mengandung asam alami yang membantu melunakkan kutek. Celupkan kapas ke campuran, tempelkan di kuku selama 10–20 detik, lalu usap perlahan. Hindari jika ada luka di sekitar kuku karena bisa menimbulkan perih.
- Alkohol gosok: Basahi kapas dengan alkohol, tempelkan 10–15 detik, lalu usap kuku perlahan. Lebih ringan bagi kuku dibandingkan aseton, meski tetap harus diberi pelembap setelahnya.
- Pasta gigi putih: Oleskan pasta gigi, kemudian gosok lembut dengan sikat berbulu halus. Setelah itu, bilas dengan air hangat dan sabun. Cara ini cocok untuk sisa kutek tipis.
- Air hangat dan sabun: Rendam jari dalam air hangat bercampur sabun 10–15 menit, kemudian usap kuku dengan kapas. Ulangi jika masih ada sisa kutek.
Setelah kutek terangkat, cuci tangan dan oleskan pelembap atau minyak zaitun untuk menjaga kelembapan kuku dan kulit di sekitarnya. Jangan mengelupas kutek secara paksa agar lapisan kuku tetap utuh.
Merawat kuku secara rutin, memberikan jeda antaraplikasi kutek, dan membiarkan kuku “bernapas” beberapa hari bisa mencegah kuku kusam, rapuh, atau menguning. Dengan langkah-langkah sederhana ini, kuku tetap sehat sekaligus siap untuk tampil cantik dengan warna kutek baru.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































