Hanya Sebulan, Sebastien Lecornu Mundur dari Kursi Perdana Menteri Prancis

Sebastien Lecornu
Sébastien Lecornu (foto: Reuters/ Alain Jocard/Pool)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kabar mengejutkan datang dari Paris. Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, resmi mengundurkan diri pada Senin (6/10/2025), meski baru sebulan menjabat. Keputusan ini menambah ketidakpastian politik di tengah pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.

Dikutip AFP, Istana Kepresidenan Prancis Elysee menyatakan bahwa Presiden Macron telah menerima surat pengunduran diri Lecornu.

“Presiden telah menerima surat pengunduran diri Lecornu pada Senin waktu setempat,” tulis AFP.

Advertisement

Lecornu menggantikan pendahulunya, Francois Bayrou, yang mundur setelah mengusulkan sejumlah kebijakan kontroversial hingga memicu demonstrasi besar dari warga. Ironisnya, Lecornu dan kabinetnya mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah pengumuman resmi kabinet baru.

Baca Juga :  Setelah Terjun Bebas, Harga Emas Akhirnya Rebound, Cek Angkanya!

Keputusan mundurnya Lecornu datang setelah reaksi keras dari partai oposisi dan sebagian mitra koalisi minoritas terhadap susunan kabinet.

Banyak menteri yang dipilih dianggap wajah lama pemerintahan sebelumnya atau pernah menempati jabatan tinggi di masa lalu, sehingga menimbulkan kritik tajam.

Eks menteri pertahanan berusia 39 tahun ini tercatat sebagai Perdana Menteri kelima Macron sejak presiden Prancis itu memulai periode kedua pada 2022.

Lecornu harus menghadapi tugas berat sejak awal: meloloskan rancangan anggaran yang dipangkas demi menekan defisit negara, sekaligus meyakinkan pasar keuangan bahwa ekonomi terbesar kedua di Uni Eropa masih dapat dikelola.

Baca Juga :  Bus Antarkota Terguling di Semarang, Belasan Penumpang Tak Tertolong

Tak ayal, pengumuman pengunduran dirinya langsung berimbas pada pasar saham. Indeks CAC Prancis anjlok 2 persen saat penutupan perdagangan pada Senin.

Kepergian Lecornu menjadi sinyal bahwa pemerintahan Macron sedang diuji. Dengan krisis politik yang kian pelik, perhatian kini tertuju pada siapa yang akan menggantikan posisi Lecornu dan bagaimana pemerintahan Prancis menavigasi tekanan politik dan ekonomi yang terus menumpuk.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel