TIMETODAY.ID, BOSTON – Sebuah rumah sakit anak di Amerika Serikat memperingatkan bahaya luka bakar akibat tren “Cup Noodle Challenge” yang tengah viral di media sosial. Tantangan ini terinspirasi dari karakter dalam film animasi K-Pop Demon Hunters produksi Netflix.
Tren tersebut populer di TikTok dengan tagar #KpopNoodleChallenge dan #DemonHuntersRamen. Anak-anak yang menirukan adegan di film itu makan mi instan panas dengan terburu-buru.
Melansir allkpop.com, Kamis (2/10/2025) Rumah Sakit Shriners Children’s Boston menyebut kasus luka bakar akibat mi instan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
“Mi instan cup menyumbang sekitar sepertiga dari kasus cedera luka bakar pada anak-anak. Di rumah sakit ini, kami menangani kasus seperti itu dua hingga tiga kali setiap pekannya,” demikian pernyataan resmi rumah sakit.
Risiko luka bakar, menurut pihak rumah sakit, muncul saat menyiapkan mi panas, terutama ketika mengeluarkannya dari microwave. Faktor usia juga berpengaruh. Semakin muda seorang anak, semakin tipis kulitnya sehingga luka bakar dapat terjadi pada suhu yang lebih rendah dibandingkan orang dewasa.
“Kami tidak melarang anak-anak mengikuti tren media sosial. Namun, penting untuk melakukannya dengan aman dan pengawasan orang dewasa. Satu tumpahan saja dapat mengakibatkan bekas luka menyakitkan yang bisa membekas seumur hidup,” kata pihak rumah sakit menutup pernyataannya.





































