Stok BBM Kosong, Petugas SPBU Shell Bertahan Jualan Kopi Literan

SPBU Shell
ilustrasi SPBU Shell (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sebuah video yang beredar di media sosial belakangan ini menyita perhatian warganet. Dalam rekaman itu, seorang petugas SPBU Shell tampak berdiri sendirian di lokasi kerjanya. Padahal, sebelumnya ia hendak berfoto bersama rekan-rekannya.

Namun, dalam hitungan detik, semua temannya tak lagi ada. Rupanya, mereka terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU swasta tersebut kosong.

“Pada ke mana teman-teman saya? Oh iya pada dirumahin semua. Kalian sehat-sehat ya teman-teman. Nggak kenapa, nggak usah malu untuk sementara nggak bisa ngasih orang tua dulu,” ucap Chairul, petugas yang mengunggah video itu, mengutip dari iNews.id, Kamis (18/9/2025).

Advertisement

Meski situasi sulit, Chairul tetap berusaha menyalakan semangat. Ia berharap SPBU bisa kembali beroperasi, sehingga rekan-rekannya dapat bekerja lagi.

Baca Juga :  Subang Diterjang Banjir dan Longsor, Sejumlah Warga Dinyatakan Hilang

“Tetap semangat teman-teman kita sama-sama berdoa ya, mudah-mudahan kita cepat jualan bensin lagi. Tetap positif, nanti kita mulai dari nol lagi, oke semangat,” katanya.

Tak berhenti sampai di situ, kreativitas pun muncul di tengah keterbatasan. Sebuah video lain menunjukkan beberapa petugas Shell beralih menjual kopi literan di pintu masuk SPBU. Mereka menata plang sederhana bertuliskan menu dan harga minuman.

“1 liter matcha Rp80.000 free bottle. 1 liter kopi Rp60.000. 25 ml ice choco/matcha Rp25.000. Menerima pesanan 🙂 free ice cube,” begitu bunyi tulisan di papan menu yang viral di TikTok @dxxxmaulati.

Kisah ini memunculkan simpati publik sekaligus sorotan pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait isu PHK di SPBU swasta akibat kelangkaan pasokan BBM. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara swasta dan Pertamina.

Baca Juga :  Update Harga BBM Pertamina Sabtu 13 Juni 2026, Pertamax Melonjak Rp3.950 per Liter

“Sebenarnya, mereka (SPBU swasta) bisa melakukan kolaborasi dengan Pertamina (atasi kelangkaan pasokan). Kemarin saya sudah pimpin rapatnya, Pertamina dan Wamen saya juga sudah lapor. Tapi nanti saya akan mengecek perkembangan terakhir dari tim yang kemarin saya bentuk untuk mengatasi ini,” ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Kisah Chairul dan rekan-rekannya pun menjadi potret nyata ketangguhan di tengah badai. Meski stok BBM kosong dan pekerjaan terancam, semangat untuk bertahan—bahkan dengan cara sederhana menjajakan kopi—menjadi bukti bahwa harapan selalu bisa tumbuh, bahkan di tengah krisis.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel