
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pagi itu, Kamis (18/9/2025), perjalanan penumpang bus Transjakarta di Koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit sedikit terganggu. Sebuah mobil pribadi kembali menabrak separator di sekitar Halte Jembatan Tiga, membuat layanan bus harus dialihkan.
“Koridor 9: Pinang Ranti–Pluit mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya mobil pribadi menabrak separator di sekitar Halte Jembatan Tiga,” tulis TransJakarta melalui akun X resminya.
Akibat insiden tersebut, mulai pukul 09.37 WIB, bus arah Pluit untuk sementara tidak melayani Halte Jembatan Tiga. Pihak TransJakarta pun menyampaikan permohonan maaf.
“Sementara arah Pluit tidak melayani Halte Jembatan Tiga. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami,” lanjut keterangan itu.
Bukan sekali dua kali, separator jalur khusus bus di Koridor 9 memang kerap jadi korban tabrakan. Kondisi ini membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah pencegahan. Salah satunya dengan memasang rambu chevron atau marka serong di titik rawan kecelakaan.
“Pemasangan tujuh rambu chevron ini merupakan hasil evaluasi bersama antara Dishub dan PT Transjakarta di sepanjang koridor 9, khususnya di lokasi yang rawan tabrakan separator,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Jumat (15/8/2025).
Rambu itu dipasang di sejumlah lokasi strategis, seperti gerbang Tol Semanggi, MT Haryono Signature Park, RS Dharmais, DPR RI, Halte Gerbang Pemuda, exit Tol Cawang Halim, dan Halte Pancoran. Selain itu, Dishub juga menambahkan paku marka jalan bertenaga surya di ujung separator dekat RS Tebet agar lebih mudah terlihat saat malam hari.
Syafrin menjelaskan, penyebab tabrakan di koridor ini mayoritas karena pengemudi kendaraan berat yang mengantuk atau kelelahan, meski penerangan jalan di Jakarta sudah mencukupi.
Kejadian terbaru di Jembatan Tiga pun kembali menegaskan bahwa menjaga disiplin di jalan raya adalah kunci, agar bus Transjakarta bisa melaju tanpa gangguan dan penumpang sampai tujuan dengan selamat.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































