TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto punya rencana besar untuk dunia pendidikan. Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2025, ia menyebut akan menyebarkan 288 ribu perangkat smart screen ke sekolah-sekolah di seluruh pelosok Indonesia.
Langkah ini bukan sekadar menambah fasilitas, tetapi juga diharapkan menjadi terobosan agar anak-anak di desa tertinggal bisa menikmati kualitas pendidikan setara dengan siswa di perkotaan.
“Tahun ini kita akan sebarkan 288.000 layar pintar, smart platform, smart TV, yang akan kami distribusi ke sekolah-sekolah hingga ke pelosok-pelosok,” kata Prabowo di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).
Prabowo menekankan, masih banyak desa-desa yang kekurangan tenaga pendidik berkualitas. Dengan bantuan teknologi, anak-anak di sana bisa belajar langsung dari guru-guru terbaik secara virtual.
“Agar anak-anak di desa tertinggal yang tidak ada guru yang bagus bisa mendapatkan mengikuti pelajaran dari guru-guru terbaik yang mengajar secara virtual,” ujarnya.
Apa Itu Smart Screen?
Smart screen, atau dikenal juga sebagai smart interactive display, pada dasarnya adalah perangkat layar sentuh berukuran besar, mirip televisi namun bekerja layaknya tablet.
Dengan sistem operasi bawaan baik Android maupun Windows perangkat ini memungkinkan pengguna menulis, menggambar, hingga membuka aplikasi langsung di layar.
Di ruang kelas, smart screen bisa menjadi media pembelajaran interaktif. Guru bisa memutar video, menampilkan animasi, menulis catatan langsung di layar, atau menandai poin penting pada materi. Siswa pun dapat berinteraksi lebih aktif, bahkan bekerja sama menggunakan fitur multi touch.
Fitur Canggih Smart Screen
Beberapa kemampuan yang biasanya melekat pada perangkat ini antara lain:
- Layar resolusi tinggi (hingga 4K) dengan tampilan tajam.
- Multi touch, memungkinkan layar sentuh atau touchpad untuk mendeteksi dan merespons lebih dari satu titik sentuh secara bersamaan.
- Dual OS, beberapa perangkat mendukung Android dan Windows sekaligus.
- Konektivitas lengkap, termasuk port HDMI, USB, dan jaringan internet.
Selain menunjang pembelajaran di kelas, smart screen juga mendukung pembelajaran jarak jauh. Aplikasi konferensi video seperti Zoom atau Google Meet bisa dijalankan langsung dari perangkat, membuat guru dan murid terhubung tanpa batasan lokasi.
Harapan Besar untuk Pendidikan
Program ini sejalan dengan inisiatif lain yang sudah digagas Prabowo, seperti 100 Sekolah Rakyat dan sekolah unggulan. Semua diarahkan untuk mengejar ketertinggalan pendidikan Indonesia.
Bagi banyak sekolah, terutama di daerah terpencil, smart screen bisa menjadi “papan tulis digital” yang membuka jendela dunia. Dengan satu perangkat, pelajaran dari guru-guru terbaik di kota besar bisa hadir di ruang kelas kecil di pelosok desa.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































