Tak Perlu Izin Minum, Aturan Baru BWF Siap Ubah Ritme Bulu Tangkis Dunia

BWF
ilustrasi raket dan kok Badminton (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Dunia bulu tangkis bersiap menyambut gebrakan baru. Badminton World Federation (BWF) resmi memperkenalkan aturan batas waktu 25 detik bagi pemain untuk bersiap melakukan servis setelah reli berakhir.

Menariknya, dalam jeda singkat itu, pemain bebas meneguk minuman atau mengelap keringat tanpa harus meminta izin kepada umpire sesuatu yang sebelumnya diatur cukup ketat.

Aturan ini memberi sedikit “ruang bernapas” di antara intensitas reli. Begitu reli usai dan umpire mengubah skor, hitungan mundur dimulai.

Advertisement

Pemain yang akan melakukan servis wajib siap sebelum detik ke-25, sementara penerima servis harus sudah berada dalam posisi siap saat lawannya berdiri di titik servis.

Baca Juga :  Joao Pedro Hattrick, Chelsea Hancurkan Aston Villa 4-1 di Villa Park

Meski begitu, BWF tetap memberi keleluasaan pada wasit. Jika ada kondisi khusus—seperti penanganan medis atau pembersihan lapangan umpire boleh memberi waktu tambahan.

Yang juga menarik, aturan baru ini menghapus formalitas izin untuk hal-hal kecil di antara reli. Pemain bebas mengeringkan keringat, meminum air, atau melakukan penyemprotan mandiri, selama mereka tetap bisa kembali siap bermain dalam batas waktu yang ditentukan.

Sejauh ini, BWF belum membeberkan secara detail apakah batas waktu ini berlaku untuk semua tipe reli, termasuk yang berlangsung sangat singkat hanya 3–4 pukulan.

Baca Juga :  California Digugat Washington, Kebijakan Atlet Transgender Picu Perang Hukum

Jawaban atas pertanyaan itu kemungkinan akan terungkap dalam uji coba perdana di Kejuaraan Dunia 2025 yang digelar pada 25–31 Agustus mendatang.

Reaksi dari para pemain pun mulai bermunculan. “Sangat menarik. Saya pikir, saya menyukainya,” kata pemain ganda putri asal Inggris, Lauren Smith, menanggapi percobaan aturan tersebut.

BWF sendiri yakin 25 detik adalah durasi yang pas, berdasarkan data pertandingan yang sudah mereka kumpulkan. Jika uji coba berjalan mulus, aturan ini akan resmi berlaku di BWF Tour 2026.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel