Warga Keluhkan Jalan Jembatan Alternatif Skybridge Bojonggede, Mobil Sering Ambles

Skybridge Bojonggede
Warga Keluhkan Jalan Jembatan Alternatif Skybridge Bojonggede, Mobil Sering Ambles (foto: Amelia Azizah / Time Today)

TIMETODAY.ID, BOGOR — Sebuah jalan alternatif di kawasan Skybridge Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, dikeluhkan warga karena rusak parah dan membahayakan pengendara.

Jembatan yang menghubungkan akses penting di wilayah itu kini berubah menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi pengemudi mobil yang tak waspada.

Salah satu warga, Fira (23), mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut bukan hal baru. Sejak pertama kali pindah ke kawasan itu dua bulan lalu, ia mengaku sudah sering melihat kendaraan, terutama roda empat, terperosok di bagian jalan yang ambles.

Advertisement

“Sering kalo emang jeblos di situ, saya kan baru dua bulan di sini ya, tapi selama dua bulan juga banyak yang sering kejeblos gitu,” ujar Fira saat ditemui timetoday.id, Selasa (5/8/2025).

Menurut Fira, masalah utama terletak pada bagian ujung penyambung grill saluran air yang kini berlubang besar. Posisi lempengan besi penutup pun tampak mulai turun ke dalam, memperburuk keadaan.

Baca Juga :  Wujudkan Konsumsi Sehat, Pemkab Bogor Selenggarakan "Gebyar Pasar Pangan Aman 2026"

“Nah iya, kan di ujung itu kan bolong gede ya, sempet dikasih beton trotoar gitu ditaro di situ, mungkin nggak kuat jadinya dia jatoh ke bawah juga,” jelasnya.

Walau belum ada laporan korban jiwa, kondisi jalan tersebut sudah cukup untuk membuat banyak pengendara waspada bahkan terganggu.

Fira mengatakan, banyak mobil terpaksa mengambil jalur kanan karena bagian jalan yang rusak terlalu membahayakan untuk dilalui.

“Mobil banyak yang nggak kuat nanjak, karena itu kan jalanannya ambles gitu, jadi mobil-mobil itu kan pada menghindar ke jalur yang kanan,” tambahnya.

Sebagai warga, Fira hanya bisa berharap agar grill saluran air dan struktur jalan bisa segera diperbaiki.

Baca Juga :  Optimalisasi Taman Lansia Agar Lansia Tetap Produktif

Ia mengaku warga sempat berinisiatif menambal dengan lempengan besi seadanya, namun belakangan penutup darurat itu pun menghilang entah ke mana.

“Kedepannya minta diperbaiki aja sih. Kita juga (orang sini) kan sempet perbaikin, dikasih lempengan besi gitu, tapi makin ke sini nggak tahu ada yang ambil apa gimana. Ya semoga cepat dapat penanganan dari pemerintah,” tutup Fira.

Menanggapi keluhan warga, Camat Bojonggede, Tenny Ramadhan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan laporan tersebut ke dinas terkait.

“Sudah kami laporkan ke DPUPR agar tutupan u-ditch tersebut untuk segera diperbaiki,” ujar Tenny.

Kini, warga hanya bisa menanti tindak lanjut pemerintah, sebelum kerusakan jalan itu menimbulkan korban yang tak diinginkan.***

Editor : Syafira

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel