TIMETODAY.ID — Banyak orang mengalami malam yang penuh dengan pikiran tak beraturan. Pikiran yang melompat dari satu kekhawatiran ke kekhawatiran lain kerap kali membuat tidur jadi sulit, bahkan bisa berujung pada insomnia.
“Ini adalah salah satu masalah paling umum yang kami dengar, terutama di antara orang-orang yang berjuang melawan insomnia,” ujar dokter spesialis tidur Lawrence Chan, dikutip dari Everyday Health.
Masalah ini umumnya muncul saat seseorang sudah berbaring di tempat tidur. Di momen tenang itulah, semua informasi dan kekhawatiran yang dikumpulkan sepanjang hari mulai bermunculan.
“Baru setelah naik ke tempat tidur, kamu punya waktu tenang, dan semua informasi itu, termasuk kekhawatiran, berhamburan masuk melalui pintu,” kata psikolog klinis Michael Breus.
Meski begitu, ada berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk menenangkan pikiran dan menghindari overthinking sebelum tidur. Berikut ini beberapa strategi yang disarikan dari berbagai sumber:
1. Hindari Medsos Menjelang Tidur
Paparan sinar biru dari layar ponsel bukan satu-satunya masalah. Konten yang muncul di media sosial juga bisa memicu kecemasan dan memperburuk kebiasaan merenung sebelum tidur.
“Kebiasaan ini membuat siklus merenungkan berita yang mengganggu dan tidak menyenangkan jadi lebih buruk,” jelas Chan.
2. Tulis Gratitude Journal
Menulis jurnal syukur atau gratitude journal bisa menjadi cara ampuh untuk mengalihkan fokus dari kekhawatiran. Dengan mencatat hal-hal positif yang terjadi dalam sehari, pikiran akan lebih tenang saat menuju waktu tidur.
Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkontribusi pada penurunan stres dan kualitas tidur yang lebih baik.
3. Latihan Pernapasan 4-7-8
Latihan pernapasan seperti teknik 4-7-8 dapat membantu memperlambat detak jantung dan memicu rasa kantuk. Caranya, tarik napas dalam selama 4 detik, tahan selama 7 detik, dan embuskan perlahan dalam 8 detik. Ulangi hingga tujuh kali untuk hasil optimal.
4. Terapkan Jadwal Tidur yang Konsisten
Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari membantu tubuh memiliki ritme sirkadian yang stabil. Dengan pola yang teratur, otak pun lebih siap untuk beristirahat di malam hari.
5. Meditasi Singkat Sebelum Tidur
Melatih mindfulness melalui meditasi dapat meredakan kecemasan dan membantu proses tidur lebih cepat. Laman Cleveland Clinic menyebut bahwa meditasi sebelum tidur terbukti membuat pikiran lebih rileks.
Tak perlu durasi panjang—cukup lima menit sehari sebagai awal, dan bisa ditingkatkan menjadi 10-15 menit bila sudah terbiasa.
Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, kamu bisa mulai melatih pikiran agar tidak larut dalam overthinking saat malam tiba. Tidur pun bisa jadi lebih nyenyak dan berkualitas.***
Editor : Syafira
Sumber :cnn
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































