Sering Dikira Sama, Ini 5 Perbedaan Wallcovering dan Wallpaper yang Perlu Kamu Tahu

wallcovering
ilustrasi memasang walpaper di dinding (foto: istock)

TIMETODAY.ID — Dalam dunia dekorasi interior, istilah wallcovering dan wallpaper sering digunakan secara bergantian oleh banyak orang.

Padahal, meski keduanya dipakai untuk mempercantik dinding, wallcovering dan wallpaper memiliki perbedaan yang cukup mendasar dari segi bahan, fungsi, dan ketahanan.

Pengertian dan Bahan

Wallpaper adalah dekorasi dinding yang umumnya terbuat dari bahan kertas yang dilapisi vinil atau bahan lain yang memberikan motif dan warna.

Wallpaper biasanya hanya cocok digunakan untuk interior karena bahan dasarnya ini. Bahan kertas pada wallpaper tidak tahan air dan tidak tahan terhadap cuaca luar ruangan, sehingga penggunaannya terbatas di dalam rumah saja.

Sementara itu, wallcovering adalah lapisan pelapis dinding yang lebih tebal, biasanya terbuat dari bahan vinyl yang kuat dan tahan lama.

Wallcovering dirancang untuk aplikasi berat, termasuk penggunaan komersial dan di area dengan lalu lintas tinggi, serta tak hanya cocok untuk interior tapi juga bisa dipakai di eksterior bangunan karena ketahanannya terhadap air, debu, dan cuaca.

Ketahanan dan Fungsi

Daya tahan menjadi salah satu pembeda utama antara wallcovering dan wallpaper.

Wallcovering memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap air, goresan, serta mudah dibersihkan dengan sabun dan air hangat tanpa merusak permukaan.

Hal ini membuat wallcovering sangat cocok untuk ruang yang memerlukan perawatan ekstra dan pengaplikasian jangka panjang, seperti di ruang publik atau area dapur dan koridor.

Sebaliknya, wallpaper yang berbahan dasar kertas memiliki ketahanan yang lebih rendah dan lebih rentan terhadap kerusakan jika terkena air atau kondisi lembap.

Wallpaper lebih cocok untuk ruangan interior dengan sedikit lalu lintas atau ruang yang ingin sering diganti dekorasinya, karena pemasangannya relatif lebih mudah dan harganya juga lebih ekonomis.

Motif dan Tekstur

Wallpaper biasanya hadir dalam berbagai motif dengan tampilan dua dimensi yang artistik dan beragam.

Pengguna dapat memilih dari pola abstrak hingga gambar realistis, dan bahkan bisa memesan wallpaper custom sesuai keinginan. Namun, tekstur wallpaper biasanya datar dan halus.

Wallcovering, di sisi lain, menawarkan pilihan tekstur yang lebih bervariasi—mulai dari permukaan yang halus hingga yang bertekstur seperti kain, kulit, atau bahan alami lain.

Ini memberikan efek estetika yang berbeda, yaitu lebih hidup dan berdimensi pada dinding.

Kesimpulan

Meski keduanya berfungsi sebagai pelapis dan dekorasi dinding, wallcovering dan wallpaper berbeda terutama pada:

  • Bahan:Wallpaper berbahan dasar kertas yang lebih tipis, wallcovering terbuat dari vinyl yang lebih tebal dan tahan lama.

  • Ketahanan:Wallcovering tahan air dan cuaca sehingga bisa untuk interior dan eksterior, sedangkan wallpaper hanya untuk interior dan kurang tahan air.

  • Tekstur dan aplikasi:Wallcovering menawarkan tekstur beragam dan ketahanan tinggi, wallpaper lebih fokus pada pola dan kemudahan penggantian.

  • Harga dan perawatan:Wallpaper lebih murah dan mudah diganti, sementara wallcovering lebih mahal tapi tahan lama dan mudah dibersihkan.

Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa lebih tepat memilih antara wallcovering dan wallpaper sesuai kebutuhan dekorasi dan fungsi ruang yang diinginkan.

Artikel ini mencerminkan perbedaan penting antara kedua jenis pelapis dinding tersebut berdasarkan sumber-sumber terpercaya untuk membantu menghindari kesalahpahaman umum dalam memilih dekorasi dinding.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Sinopsis Film Munkar, Kisah Horor Balas Dendam Arwah Korban Bully

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel